Jakarta

Di Depan Tim Juri Paritrana Awards 2025 Tingkat Nasional, Bupati Tangerang Beberkan Capaian dan Inovasi Program Jaminan Ketenagakerjaan

Sastra Yudha | 25 September 2025, 08:48 WIB
Di Depan Tim Juri Paritrana Awards 2025 Tingkat Nasional, Bupati Tangerang Beberkan Capaian dan Inovasi Program Jaminan Ketenagakerjaan

AKURAT JAKARTA - Kabupaten Tangerang menjadi salah satu nominator penerima penghargaan Paritrana Awards 2025 tingkat nasional.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pun telah memaparkan capaian dan inovasi program Jaminan Ketenagakerjaan di Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal membeberkan prestasi dan inovasi tersebut di hadapan tim juri tingkat nasional, yang dilakukan secara daring dari Kantor Askab PSSI Kabupaten Tangerang, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga: Geopark Maros-Pangkep, Karst Megah Sulawesi yang Mendunia

Dalam paparannya, Bupati Maesyal menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang terus melakukan terobosan-terobosan untuk memperluas jangkauan perlindungan tenaga kerja, baik pekerja penerima upah, bukan penerima upah, hingga pekerja rentan.

Bersama BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang dan BPJS Provinsi Banten, pihaknya terus berupaya menjangkau lebih dari 3 juta jiwa penduduk Kabupaten Tangerang.

“Saat ini 78 persen telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah dalam melindungi pekerja, terutama yang rentan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati Maesyal mengungkapkan bahwa perlindungan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Tangerang tidak hanya bersumber dari APBD, tetapi juga melibatkan APBDes dan kepesertaan mandiri.

Tahun 2025, lanjut bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal, untuk perlindungan pekerja rentan telah mencakup lebih dari 562 ribu pekerja.

Baca Juga: Terima Kunjungan Resmi Delegasi Kota Binzhou China, Wabup Intan: Kita Jalin Kerja Sama Nyata Saling Menguntungkan

Selain capaian tersebut, Bupati juga memaparkan berbagai inovasi daerah, di antaranya: Program 1 ASN 1 pekerja rentan, yang akan dimulai pada 2026.

Program ini sebagai bentuk gotong royong ASN dalam melindungi pekerja serta optimalisasi perlindungan bagi pekerja Ad Hoc Pemilu dan Pilkada.

"Kami juga terus menguatkan kolaborasi dengan desa dan kecamatan dalam memperluas kepesertaan, penguatan regulasi melalui Perda dan Perbup yang mendukung kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga membentuk tim terpadu untuk memastikan ekosistem perlindungan sosial berjalan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja di Kabupaten Tangerang terlindungi, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang dan memiliki jaminan sosial yang layak," ujarnya.

Baca Juga: Pola Komunikasi di WhatsApp Bisa Ungkap Tanda Red Flag pada Pasangan

Pemkab Tangerang juga berkomitmen meningkatkan layanan publik dengan menghadirkan gerai pelayanan BPJS di mall dan pusat pelayanan terpadu.

Berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Tangerang ini, bertujuan agar pelayanan lebih mendekat ke masyarakat.

"Upaya ini bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendukung tercapainya universal coverage jaminan sosial di Indonesia,” pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.