Jakarta

Peringatan Hari Santri Nasional, Pemkab Tangerang Gelar Festival Al-Amjad 2025 Selama Sepekan, Berikut Rangkaian Kegiatannya!

Sastra Yudha | 23 Oktober 2025, 06:21 WIB
Peringatan Hari Santri Nasional, Pemkab Tangerang Gelar Festival Al-Amjad 2025 Selama Sepekan, Berikut Rangkaian Kegiatannya!

AKURAT JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Festival Al-Amjad 2025.

Festival yang digelar di Masjid Agung Al-Amjad ini akan berlangsung selama sepekan, yaitu mulai tanggal 22-27 Oktober 2025.

Festival Al-Amjad 2025 mengambil tema: Syiar Islami, Tangerang Semakin Religi. Menghadirkan beragam kegiatan bernuansa islami.

Baca Juga: Prediksi Skor FCSB vs Bologna di UEL, 23 Oktober 2025: Rossoblu Incar Kemenangan Perdana di Eropa

Rangkaian kegiatan di Festival Al-Amjad 2025 meliputi: Musabaqoh Qiroatul Kutub, Tilawah Gemilang, Rampak Bedug, Kaligrafi, Qasidah, Hadroh, Marawis, hingga Lomba Mewarnai Anak.

Kegiatan ini diikuti berbagai elemen masyarakat, lembaga keagamaan, hingga pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang.

Festival Al-Amjad 2025 diharapkan tidak hanya melahirkan kreativitas dan bakat baru, tetapi juga menanamkan nilai keislaman sejak dini.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tangerang, Achmad Kasori, menyampaikan apresiasi kepada santri dan keluarga besar pesantren atas kontribusinya dalam menjaga nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Santri adalah pejuang ilmu dan penjaga akhlak bangsa. Dengan semangat Hari Santri, mari kita kobarkan nilai-nilai keikhlasan, kemandirian, serta cinta tanah air yang telah diwariskan para ulama dan pejuang terdahulu,” ujarnya.

Baca Juga: Dijual Ford EcoSport Titanium AT 2014 Bekas Paling Dicari, Kondisi Tak Tertandingi, KM Cuma 82 Ribu, Harga Pas di Kantong, Siap Mengaspal Kapan Saja! 

Ia menegaskan bahwa Festival Al-Amjad 2025 merupakan salah satu bentuk nyata syiar Islam yang memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menanamkan nilai moral dan spiritual di tengah kemajuan zaman.

“Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kemajuan akhlak, keimanan, dan ketakwaan masyarakatnya,” tambahnya.

Sementara Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Kabupaten Tangerang, Chaidir, menyebutkan bahwa festival tahunan ini melibatkan berbagai komponen masyarakat dan lembaga keagamaan, serta berkolaborasi dengan Kementerian Agama.

“Ada sepuluh lomba yang digelar, seperti Mahlul Qiyam, Musabaqoh Qiroatul Kutub, Hadroh, Qasidah, fassion Show, Tilawah Gemilang, Lomba Mewarnai PAUD, Kaligrafi Kontemporer, Rampak Bedug, dan Marawis,” jelasnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Soroti Dana Mengendap Rp14,6 T di Bank Jakarta, Pemprov DKI Sebut Akibat Pola Belanja dan SiLPA 

Ia juga menuturkan bahwa Kabupaten Tangerang baru saja menorehkan prestasi di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, kita berhasil meraih juara ketiga nasional di Kendari bulan lalu,” terangnya. (*)

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.