Jakarta

Sekda Soma Apresiasi Melonial Hydrofarm: Kebun Melon Hidroponik di Kabupaten Tangerang, Dikelola Anak Muda, Dukung Ketahanan Pangan Daerah

Sastra Yudha | 26 Oktober 2025, 06:08 WIB
Sekda Soma Apresiasi Melonial Hydrofarm: Kebun Melon Hidroponik di Kabupaten Tangerang, Dikelola Anak Muda, Dukung Ketahanan Pangan Daerah

AKURAT JAKARTA - Apa yang dilakukan sekelompok anak muda di Kabupaten Tangerang ini patut dijadikan teladan bagi generasi milenial dan gen Z.

Mereka mendirikan Melonial Hydrofarm, kebun melon hidroponik di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang

Pada Jumat (24/10/2025), Melonial Hydrofarm panen perdana. Panen hortikultura buah melon hidroponik dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja.

 Baca Juga: Prediksi Skor Aston Villa vs Manchester City di Premier League, 26 Oktober 2025: Haaland Bidik Rekor Gol Tandang Beruntun

Dalam sambutannya, Sekda Soma sangat mengapresiasi seluruh pengurus dan anggota Melonial Hydrofarm atas keberhasilan mengembangkan pertanian modern yang dikelola secara produktif dan inovatif.

"Kegiatan panen hari ini bukan hanya simbol keberhasilan bercocok tanam, tetapi juga bukti nyata bahwa generasi muda mampu berkontribusi aktif dalam meningkatkan hasil produksi pertanian," ucap Sekda Soma.

Sekda Soma menuturkan bahwa inisiatif ini menjadi contoh bagaimana pertanian dapat dikelola dengan pendekatan modern oleh anak-anak muda.

Kehadiran Melonial Hydrofarm, kata Sekda Soma, turut memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan lahan.

"Kehadiran Melonial Hydrofarm ini menjadi kebangkitan pertanian modern di Kabupaten Tangerang," tandasnya.

Baca Juga: Kepo Bikin Capek! Kenapa Kamu Harus Belajar Tak Tahu Segalanya

Melalui semangat milenial, lanjutnya, teknologi pertanian dapat diadaptasi dengan cara yang kreatif, produktif dan berorientasi pada masa depan.

Momentum tersebut juga diharapkan menjadi motivasi dan inspirasi agar ke depannya produksi melon dan komoditas pertanian lainnya dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas, kuantitas, dan juga kontinuitas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berkomitmen untuk memberikan dukungan, pendampingan dan fasilitas kepada masyarakat agar pertaniam menjadi sektor yang menarik, menguntungkan dan berkelanjutan.

"Kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi pemuda lain untuk terjun ke dunia pertanian modern," pungkasnya.

Baca Juga: Atasi Temuan Mikroplastik dalam Air Hujan di Jakarta, DLH DKI Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat RDF hingga PSEL 

Sementara pengelola Melonial Hydrofarm, Ade Putra, mengungkapkan bahwa kebun melon ini berawal dari ketertarikannya terhadap sistem tanam hidroponik setelah berkunjung ke kebun milik temannya.

Dari pengalaman itu, ia bersama tim mulai belajar dan akhirnya membangun lahan hidroponik sendiri dengan dukungan dari Kecamatan Curug.

"Kami ingin membuktikan bahwa bertani itu bisa dilakukan anak muda. Dengan sistem hidroponik, kami bisa memanfaatkan lahan sempit dan menjaga kualitas hasil panen," kata Ade.

Ade menjelaskan, saat ini terdapat tiga jenis melon yang dibudidayakan, yaitu Sakata, Golden, dan Sweetened.

Dalam satu masa tanam, setiap pohon menghasilkan satu buah dengan total sekitar 148 tanaman yang siap panen setiap dua setengah hingga tiga bulan sekali.

Baca Juga: Dishub DKI Benarkan Adanya Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta pada Tahun 2026, Ini Alasannya

“Harapan saya, anak muda Tangerang bisa kembali mencintai dunia pertanian. Di era digital sekarang, kita bisa memadukan teknologi dan pertanian agar lebih modern dan produktif,” pesannya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.