Jakarta

Warga Tangerang Siap-siap! Stasiun Jatake Bakal Beroperasi Mulai Januari 2026, Layani Penumpang KRL Lintas Tanah Abang - Rangkasbitung

Sastra Yudha | 2 Januari 2026, 09:39 WIB
Warga Tangerang Siap-siap! Stasiun Jatake Bakal Beroperasi Mulai Januari 2026, Layani Penumpang KRL Lintas Tanah Abang - Rangkasbitung

AKURAT JAKARTA - Kabar gembira untuk warga Tangerang dan sekitarnya. Stasiun Jatake yang berlokasi di Kelurahan Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, akan beroperasi dalam waktu dekat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kesiapan Stasiun Jatake untuk beroperasi mulai bulan Januari 2026 ini.

Pembangunan stasiun baru yang melayani Commuter Line atau KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung ini sudah masuk tahapan finalisasi.

Baca Juga: 5 Langkah Aman Keluar dari Hubungan Toxic, Nomor 4 Sering Terlewat

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa pembangunan Stasiun Jatake merupakan bagian dari strategi penguatan layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta.

Pertumbuhan pengguna di lintas Rangkasbitung terus menunjukkan tren positif. Dari 43.317.716 pengguna pada tahun 2022, meningkat menjadi 62.085.471 pengguna pada tahun 2023.

Kemudian, pada tahun 2024 pengguna KRL Rangkabitung mencapai 69.999.362 pengguna, dan sepanjang Januari–November 2025 mencapai 70.496.181 pengguna.

“Stasiun Jatake dihadirkan untuk mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat di kawasan yang berkembang pesat. Kehadirannya diharapkan memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung mobilitas harian yang lebih tertata dan efisien,” ujar Bobby.

Stasiun Jatake dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan fungsi transportasi dengan aktivitas kawasan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Sate: 5 Tempat Legendaris yang Tetap Diburu di Jakarta Timur

Stasiun Jatake dibangun di atas lahan seluas 2.435 meter persegi, dengan bangunan tiga lantai seluas sekitar 3.000 meter persegi.

Berada di KM 37+045 lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, Stasiun Jatake memiliki peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing 6 meter dan diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari.

Sementara Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa fasilitas Stasiun Jatake dirancang untuk menunjang kebutuhan pengguna Commuter Line atau KRL secara menyeluruh.

Di dalam gedung stasiun tersedia area aktivitas penumpang, zona komersial, serta ruang perkantoran KAI.

Sementara di area luar dilengkapi fasilitas parkir kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda, serta lahan pengembangan lanjutan seluas sekitar 4.000 meter persegi.

“Stasiun Jatake diproyeksikan menjadi simpul layanan baru yang mendukung kelancaran naik turun penumpang sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kawasan sekitarnya,” kata Anne.

Baca Juga: Kecamatan di Kabupaten Tangerang Ini Launching Inovasi Digital Bernama PEDAS DIKIT, Apa Itu? Simak Info Lengkapnya

Dari sisi layanan, Stasiun Jatake akan melayani Commuter Line atau KRL yang melintas dari Stasiun Tanah Abang hinga ke Rangkasbitung.

Sejumlah stasiun yang dilewati mencakup Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurang Mangu, Sudimara, Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, Cicayur, Jatake, Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya, Maja, Citeras, hingga Rangkasbitung.

Penambahan stasiun ini diharapkan memperkuat distribusi penumpang serta meningkatkan kelancaran perjalanan masyarakat, terutama warga Kabupaten Tangerang.

Hingga akhir November 2025, progres pembangunan Stasiun Jatake telah mencapai 98,56 persen, mencakup prasarana dan fasilitas penunjang.

Saat ini, PT KAI bersama DJKA Kemenhub tengah menjalani tahap akhir berupa beragam uji prasarana dan kesiapan operasional guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna Commuter Line.

Baca Juga: Kurang Konsentrasi, Sedan Ringsek Tabrak Separator dan Bus Transjakarta di Bundaran HI

Sinergi PT KAI dan DJKA Kemenhub dalam pengembangan Stasiun Jatake mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan perkeretaapian yang andal dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Melalui penguatan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan layanan, kehadiran stasiun ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama mobilitas harian di kawasan Tangerang dan sekitarnya,” tutup Anne. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.