Jakarta

Bupati Tangerang Pimpin Rakor Penanganan Banjir di Wilayah Kosambi, Dari Bangun Pintu Air hingga Pompa Banjir di Sejumlah Lokasi

Sastra Yudha | 14 Januari 2026, 07:55 WIB
Bupati Tangerang Pimpin Rakor Penanganan Banjir di Wilayah Kosambi, Dari Bangun Pintu Air hingga Pompa Banjir di Sejumlah Lokasi

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan banjir di wilayah Kosambi.

Rakor penanganan banjir kawasan Kosambi ini digelar di Aula Gedung eks DPRD Tangerang, pada Selasa (13/1/2026)

Rakor digelar sebagai tindak lanjut dari hasil kunjungan lapangan ke lokasi banjir di Kecamatan Kosambi, sehari sebelumnya.

Baca Juga: Mengenal Super Flu, Gejala yang Perlu Diwaspadai, dan Cara Mencegah Penularannya

Bupati Maesyal mengatakan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi serta kiriman air dari wilayah sekitar, seperti Cengkong dan Belimbing, yang masuk ke saluran air wilayah Kosambi.

"‎Mohon maaf saya sampaikan, banjir ini selain karena hujan yang cukup tinggi, juga disebabkan adanya limpasan air dari Kosambi, Cengkong, Belimbing dan dari wilayah lain yang bermuara ke saluran yang sama," ungkapnya.

Dikatakan Bupati Maesyal, ‎meskipun hasil kajian teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air belum sepenuhnya final, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tetap menampung masukan dan informasi dari masyarakat setempat.

Aspirasi dari masyarakat tersebut, menjadi dasar awal untuk mencari solusi penanganan banjir di wilayah Kosambi secara cepat dan tepat.

‎Sebagai langkah awal, Pemkab Tangerang berencana akan membangun pompa banjir dan pintu air di Desa Salembaran Jati dan wilayah Kosambi Barat.

Baca Juga: Waspada Konsumsi Vitamin C Berlebihan di Musim Hujan

Pompa yang akan dipasang memiliki kapasitas 3 meter kubik per menit, yang berfungsi untuk memompa air dari lokasi banjir menuju area pembuangan Rawa Lumpang atau drainase perimeter PIK 2.

"‎Adapun rencana lokasi pemasangan pompa banjir di Desa Salembaran Jati meliputi: ‎RW 07, ‎RW 02, ‎RW 31. ‎Sementara untuk Kosambi Barat, direncanakan pembangunan dua titik rumah pompa, yaitu di ‎RW 05 dan ‎RW 03," jelasnya.

Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan dinas terkait, masyarakat dan pihak lainnya guna memastikan penanganan banjir dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

‎"‎Untuk wilayah area banjir Perumahan Duta Bandara, pada APBD-P 2025 telah dialokasikan pembangunan pintu air di outlet saluran pembuang Duta Bandara," ungkapnya.

"Selanjutnya, direncanakan akan dibangun pompa banjir untuk mengendalikan rob dari Kali Prancis sesuai kajian teknis dan permintaan masyarakat," imbuhnya.

Baca Juga: Drama Politik AS dan Tensi Global Memanas, Harga Emas Dunia Cetak Rekor

Pemkab Tangerang juga terus berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura, selaku pemangku kepentingan di wilayah tersebut, agar rencana pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Perum Duta Bandara dapat segera mendapatkan ijin.

‎“Kami akan terus mencari solusi terbaik bersama masyarakat dan perangkat daerah agar permasalahan banjir ini dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.