Fenomena Langka Ramadhan, Parade Tujuh Planet Sejajar Hiasi Langit Malam

AKURAT JAKARTA — Bulan suci Ramadhan tahun ini akan menyuguhkan pemandangan langit yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia.
Fenomena astronomi langka berupa parade planet sejajar diprakirakan akan terjadi pada akhir Februari 2026, di mana tujuh planet dalam tata surya kita akan tampak berbaris di cakrawala.
Fenomena ini dimulai dengan penampakan tujuh planet—termasuk Mars—pada 27 Februari 2026. Puncaknya, pada 28 Februari 2026, enam planet yakni Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus akan terlihat dalam posisi yang lebih rapat dan sejajar.
Baca Juga: Rapi Pakai Batik dan Lanyard, Maling Elit Betaksi Bobol Hotel Bintang Lima di Jakarta
Peristiwa yang Sangat Jarang Terjadi Astronom dari Royal Observatory Greenwich, Greg Brown, menjelaskan bahwa konfigurasi yang melibatkan banyak planet sekaligus merupakan kejadian yang sangat langka.
Jika kelompok tiga hingga lima planet adalah hal biasa, parade tujuh planet membutuhkan keselarasan orbit yang presisi.
"Semakin banyak planet yang terlibat, semakin sulit bagi mereka untuk terlihat sekaligus. Kelangkaan ini membuat fenomena tujuh planet sejajar baru akan terulang kembali pada tahun 2040 mendatang," ungkap Brown sebagaimana dikutip dari The Guardian.
Tips Mengamati dari Bumi Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan momen ini, empat planet yakni Merkurius, Venus, Mars, dan Jupiter dapat diamati secara langsung dengan mata telanjang jika kondisi cuaca cerah.
Namun, untuk melihat Uranus dan Neptunus yang letaknya sangat jauh di tepian tata surya, bantuan alat optik seperti teropong atau teleskop tetap diperlukan.
Waktu terbaik untuk mengamati parade ini adalah sekitar 30 menit setelah Matahari terbenam. Pengamat disarankan melihat ke arah cakrawala bagian barat di lokasi yang lapang tanpa penghalang bangunan atau pohon tinggi.
NASA menambahkan bahwa posisi terbaik untuk melihat planet dengan jelas adalah saat mereka berada di ketinggian 10 derajat atau lebih di atas cakrawala.
Menambah Keagungan Ramadhan Munculnya fenomena alam yang indah ini di tengah bulan Ramadhan diharapkan dapat menjadi sarana bagi umat untuk semakin mensyukuri keagungan Sang Pencipta melalui keteraturan alam semesta.
Bagi para pecinta fotografi dan astronomi, akhir pekan di penghujung Februari ini menjadi waktu yang tidak boleh dilewatkan untuk mengabadikan jejak parade planet yang indah tersebut. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







