Kemenhub Gandeng Kemenag, 6.859 Masjid Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik

AKURAT JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat sinergi lintas sektoral bersama Kementerian Agama (Kemenag) guna menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Salah satu terobosan strategis tahun ini adalah optimalisasi peran masjid sebagai titik singgah (rest area) bagi para pemudik di sepanjang jalur utama.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan, langkah ini bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat terjaga selama perjalanan menuju kampung halaman.
Baca Juga: Cemburu, Pelajar di Kelapa Gading Tega Pukul Kakak Kandung Hingga Tewas .
Dia meminta dukungan Kemenag agar rumah ibadah di sepanjang jalur mudik dapat memberikan ruang bagi pemudik untuk memulihkan stamina.
"Kami berharap masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman melalui pemanfaatan masjid-masjid ini. Kami juga akan menyiapkan fasilitas pendukung agar aspek keamanan tetap terjaga," kata Dudy dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Dudy menjelaskan, masjid-masjid yang ditunjuk diharapkan mampu menyediakan fasilitas standar seperti area parkir yang memadai, toilet yang bersih, penerangan, hingga ruang istirahat yang layak.
Tak hanya masjid, Kemenhub juga tetap menyiagakan terminal dan jembatan timbang sebagai titik istirahat alternatif.
Menurut Menhub, kolaborasi ini memiliki nilai filosofis yang kuat. "Momentum Idul Fitri tidak hanya soal mobilisasi massa yang besar, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial yang sangat mendalam bagi umat," tambahnya.
Berdasarkan data survei, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143 juta orang. Meski angka ini sedikit di bawah survei tahun lalu (146 juta), pemerintah tetap waspada mengingat realisasi pergerakan tahun 2025 melonjak hingga 154 juta orang.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program tersebut. Sebanyak 6.859 masjid di seluruh Indonesia telah disiapkan untuk menyambut para musafir. Program ini akan diaktifkan mulai H-7 hingga H+7 Idul Fitri.
Menag mengimbau para pengelola masjid (takmir) agar tidak hanya menyediakan tempat istirahat, tetapi juga menyiapkan takjil bagi mereka yang masih berpuasa serta minuman hangat untuk penyegaran fisik pengemudi.
"Beristirahat sejenak itu bisa menyelamatkan nyawa. Kita ingin mencegah musibah. Jika sopir mengantuk dan terjadi kecelakaan, dampaknya sangat besar bagi banyak orang," tegas Nasaruddin.
Melalui sinergi ini, pemerintah berharap tradisi mudik tahun ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga berlangsung secara aman, tertib, dan penuh berkah bagi seluruh masyarakat.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Bayern Munich vs Union Berlin di Bundesliga, 19 September 2026: Mampukah Die Eisernen Tahan Gempuran Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





