Bupati Tangerang Lepas 393 Jamaah Haji Kloter Pertama 2026: Termuda 17 Tahun, Tertua 88 Tahun

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Tangerang tahun 1447 H / 2026 M.
Acara pelepasan kloter pertama jamaah haji Kabupaten Tangerang ini berlangsung khidmat di Aula Masjid Al-Amjad, Tigaraksa, pada Sabtu (25/04/2026).
Sebanyak 393 jamaah haji yang diberangkatkan merupakan bagian dari Kloter 5 Provinsi Banten, sekaligus menjadi kelompok terbang (kloter) pertama asal Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Legislator Golkar Dimaz Soroti Sampah Pasar, Nilai Perlu Pengolahan Mandiri Tekan Beban Bantargebang
Total 2.090 Jamaah, Uang Saku Naik Jadi Rp750 Ribu
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas kesehatan para jamaah yang bertolak ke tanah suci tahun ini.
Ia menjelaskan bahwa total kuota haji Kabupaten Tangerang tahun 2026 mencapai 2.090 orang yang terbagi ke dalam 7 kloter.
Ada kabar gembira bagi para jamaah tahun ini. Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang meningkatkan perhatian melalui pemberian uang saku.
"Alhamdulillah, perhatian pemerintah daerah terus meningkat. Jika tahun 2025 uang saku sebesar Rp500 ribu, tahun 2026 ini naik menjadi Rp750 ribu untuk masing-masing jamaah," ujar Maesyal Rasyid.
Alur Keberangkatan dan Pesan Bupati
Sebelum menuju Bandara Soekarno-Hatta, para jamaah akan singgah terlebih dahulu di Embarkasi Cipondoh untuk proses registrasi akhir dan beristirahat.
Bupati Maesyal Rasyid berharap seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar tanpa kendala fisik.
"Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," imbuhnya.
Jamaah Termuda 17 Tahun, Tertua 88 Tahun
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim, menambahkan rincian profil jamaah tahun ini. Tercatat, jamaah termuda berusia 17 tahun, sementara jamaah tertua menginjak usia 88 tahun.
Hasyim memberikan penekanan khusus pada kesiapan fisik, terutama saat memasuki puncak haji atau fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
"Ibadah haji memerlukan fisik prima, terutama pada 8 hingga 13 Dzulhijjah. Kami meminta jamaah benar-benar menjaga kesehatan agar rangkaian ibadah berjalan sempurna," tutur Hasyim.
Kondisi Keamanan di Tanah Suci
Menanggapi isu ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah, Hasyim memastikan bahwa situasi di Arab Saudi tetap kondusif bagi para tamu Allah.
"Hingga saat ini, kondisi jamaah haji di Tanah Suci tetap aman dan tidak terdampak oleh dinamika yang terjadi. Jamaah bisa beribadah dengan tenang," tegasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





