Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Maesyal-Intan Tekankan Peran Strategis Inspektorat Kabupaten Tangerang

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Wakil Bupati (Wabup) Intan Nurul Hikmah, menegaskan pentingnya penguatan peran Inspektorat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut ditegaskan dalam acara Sosialisasi dan Komunikasi Program Kerja Pengawasan Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Vega, Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, pada Selasa (24/02/2026).
Bupati Maesyal Rasyid menyatakan bahwa Inspektorat memiliki posisi tawar sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas birokrasi.
Baca Juga: Persiapkan Mutu Siswa, Disdik Kabupaten Tangerang Sosialisasi TKA 2026 Kepada 2.000 Guru SD
Menurut Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini, tanpa pengawasan internal yang kuat, visi mewujudkan pemerintahan yang transparan akan sulit tercapai.
"Peran Inspektorat sebagai penyelenggara pengawasan internal pemerintah daerah sangat krusial. Ini adalah langkah nyata kita dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel," ujar Maesyal Rasyid.
Lebih lanjut, Bupati juga mendorong agar jajaran Inspektorat terus melakukan peningkatan kapasitas SDM dan kinerja.
Pengawasan tidak hanya sekadar mencari kesalahan, tetapi harus mampu memberikan solusi atas kendala yang dihadapi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Inspektorat harus terus meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi pengawasan. Tujuannya agar kinerja pemerintah tetap maksimal, sesuai dengan kaidah serta peraturan yang berlaku," tambahnya.
Ia juga menekankan tiga poin utama yang harus dijalankan oleh Inspektorat Kabupaten Tangerang:
- Pencegahan: Mendeteksi dini potensi penyimpangan anggaran atau prosedur.
- Penanganan: Memberikan tindakan yang cepat dan tepat jika ditemukan kekurangan.
- Solusi: Memberikan rekomendasi perbaikan agar kesalahan tidak terulang di masa depan.
Bupati Maesyal juga mengapresiasi sinergi antara Inspektorat dan perangkat daerah dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, tranparan dan akuntable.
Salah satu buktinya dengan menciptakan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di masing-masing perangkat daerah lingkup Pemkab Tangerang.
"Saya juga apresiasi dan terima kasih atas pelayanan kesehatan cek kesehatan gratis sudah melampaui target dan menjaga serta menciptakan WBK di masing-masing OPD. Mari kita tingkatkan terus pelayanan," ujarnya.
Senada dengan Bupati, Wabup Intan Nurul Hikmah juga berharap sinergi antara lembaga pengawas dan pelaksana teknis dapat terus diperkuat demi kepentingan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Tangerang.
Wabup Intan mengingatkan kepada seluruh OPD agar benar-benar responsif dan informatif terhadap masukan dan laporan yang disampaikan masyarakat.
"Saya mengingatkan kepada seluruh OPD, kalau ada laporan masuk, ada pengaduan masuk harus responsif dan segera ditindaklanjuti. Jangan didiamkan saja. Jadi saya dan Pak Bupati juga merasa terbantu," tegasnya.
Plt Inspektur Badan (Irban) III, Encep Didi, melaporkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan agar rencana kerja Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Tangerang tahun 2026 dan kebijakan pengawasan dapat tersampaikan dengan jelas kepada seluruh OPD.
Selain itu, juga untuk memperkuat rasa tanggung jawab kolektif dalam rangka menciptakan birokrasi pemerintahan yang bersih, melayani dan akuntable.
"Kegiatan ini juga bertujuan agar jalinan rasa tanggung jawab kolektif di antara perangkat daerah dan kecamatan semakin menguat dalam menciptakan birokrasi pemerintahan yang bersih melayani dan akuntabel," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





