Banyak Lahan Tidur, Penggagas Liga Aspal Dorong Pemprov DKI dan KAI Berkolaborasi Wujudkan Lapangan untuk Warga

AKURAT JAKARTA – Perhatian Gubernur Jakarta, Pramono Anung, terhadap maraknya liga sepak bola kampung di ibu kota diharapkan menjadi momentum untuk mendorong kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Harapan itu disampaikan penggagas Liga Aspal RW 08 Menteng, Andicka Prasetia atau akrab disapa Odoy, yang ingin lahan tidur milik KAI dapat dimanfaatkan sebagai ruang olahraga bagi masyarakat.
Odoy mengatakan, Liga Aspal lahir dari keresahan warga yang melihat anak-anak di lingkungan RW 08 Menteng tidak memiliki lapangan untuk bermain sepak bola. Akibat keterbatasan ruang terbuka, jalan lingkungan pun menjadi satu-satunya tempat bermain.
Baca Juga: Liga Aspal Marak di Jakarta, Gubernur Pramono Akui Kebutuhan Ruang Bermain Anak Belum Terpenuhi
"Karena memang di sini nggak ada lapangan, akhirnya kita coba diskusi bareng Karang Taruna sama Pak RT gimana caranya bisa mewadahi anak-anak ini. Ya akhirnya kita bikin Liga Aspal ini," kata Odoy saat ditemui wartawan, Sabtu (17/7/2026).
Ia mengaku tak menyangka kompetisi yang digagas secara swadaya itu mendapat perhatian luas, termasuk dari Gubernur Jakarta, Pramono Anung. Menurutnya, perhatian tersebut menjadi angin segar bagi warga yang selama ini memperjuangkan keberadaan ruang bermain.
Odoy menilai, di sejumlah wilayah Jakarta sudah mulai tersedia ruang bermain yang memanfaatkan kolong jalan layang atau ruang publik lainnya. Karena itu, ia berharap kawasan Menteng juga memperoleh solusi serupa melalui pemanfaatan lahan tidur milik KAI.
Menurutnya, terdapat sebidang lahan KAI yang sudah lama tidak dimanfaatkan dan kondisinya dipenuhi semak belukar serta sampah.
Tahun lalu, warga bersama Karang Taruna sempat mengajukan surat permohonan kepada KAI agar lahan tersebut bisa digunakan sebagai fasilitas olahraga masyarakat.
Namun, hingga kini surat tersebut belum memperoleh tanggapan.
"Yang kita mau kan di sini kita duduk bareng sama KAI. Apa sih keperluan masyarakat di sini, biar kita diskusi bersama-sama cari solusinya," ujarnya.
Odoy mengungkapkan, warga bahkan secara swadaya membersihkan lahan tersebut selama kurang lebih tiga bulan. Mulai dari memangkas ilalang hingga mengangkut sampah agar lahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sayangnya, setelah lahan selesai dibersihkan, warga justru menerima surat dari pihak KAI yang berisi sejumlah ketentuan hukum terkait pemanfaatan aset perusahaan.
"Tapi kan harusnya KAI bukan lihatnya seperti itu. Ini kan manfaat untuk masyarakat banyak. Harusnya pendekatannya secara kemanusiaan, digandeng masyarakatnya. Sebenarnya masyarakat ini butuh apa sih," ucapnya.
Dengan adanya perhatian dari Gubernur DKI Jakarta terhadap Liga Aspal, Odoy berharap Pemprov dapat menjadi jembatan komunikasi dengan PT KAI agar pemanfaatan lahan tersebut bisa diwujudkan secara legal.
"Pastinya dengan atensinya Pak Gubernur agar bisa mensupport lapangan ini terwujud. Mendorong juga akhirnya Pemprov dengan KAI bisa bersepakat atau bekerja sama agar lahannya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, turut mengapresiasi fenomena liga sepak bola jalanan atau Liga Aspal yang digelar anak-anak di kawasan RW 8, Menteng Jaya, Jakarta Pusat.
Menurutnya, turnamen sepak bola di atas jalan aspal itu menjadi cerminan masih terbatasnya fasilitas olahraga dan ruang bermain bagi anak-anak di Ibu Kota.
"Terus terang saya ngikutin Liga Aspal, karena saya melihat adanya kegembiraan di anak-anak yang memanfaatkan itu walaupun tentunya yang namanya aspal itu bukan tempat untuk bermain sepak bola," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/7/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


