AKURAT JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memberlakukan batas waktu konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) maksimal empat jam setelah makanan matang.
Kebijakan ini diterapkan guna menjamin keamanan, kesegaran, serta kualitas nutrisi pangan bagi seluruh peserta didik penerima manfaat.
Kepala BGN Sudaryono meminta pihak sekolah, para guru, hingga siswa untuk aktif memeriksa label kedaluwarsa waktu konsumsi yang tertera pada kemasan sebelum menyantap menu MBG.
Baca Juga: Kurir SPX di Yogyakarta Kembalikan Uang Salah Transfer Rp 92 Juta Milik Pelanggan
"BGN telah memberlakukan label makanan yang wajib dikonsumsi maksimal empat jam setelah makanan itu matang. Kami mengimbau para siswa dan memohon kepada bapak/ibu guru untuk sama-sama mengecek sebelum makanan MBG dikonsumsi," ujar Sudaryono di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Sudaryono menegaskan, kepatuhan terhadap rentang waktu penyajian merupakan langkah preventif mendasar demi menghindari risiko kontaminasi atau penurunan kualitas pangan.
Dia meminta agar makanan yang telah melewati ambang batas waktu tersebut tidak dibagikan maupun dikonsumsi.
"Apabila melewati jam yang ditentukan, kami mohon dengan sangat hormat untuk tidak dikonsumsi. Saya ulangi, jangan dikonsumsi jika sudah lewat batas waktu," tegasnya.
Menurutnya, BGN menempatkan standar higienitas dan keamanan pangan sebagai prioritas utama dalam operasional program MBG di seluruh wilayah.
Pengawasan ketat diterapkan agar asupan yang sampai ke tangan siswa tidak hanya memenuhi kecukupan gizi, tetapi juga terjamin kebersihannya.
Sudaryono pun berharap sinergi antara satuan pendidikan dan BGN terus diperkuat agar pengawasan distribusi makanan berjalan optimal di lapangan.
"MBG ini harus aman dan bergizi. BGN berkomitmen terus meningkatkan pelayanan, pemantauan, serta kolaborasi lintas sektor agar program strategis ini berjalan tepat sasaran dan aman," pungkasnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








