Lagi Keracunan Massal MBG, 361 Siswa di Cilacap Mengalami Mual dan Demam

AKURAT JAKARTA – Sebanyak 361 siswa SMAN 1 Sampang diduga mengalami keracunan massal usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (23/9/2026).
Demikian catatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Cilacap.
Ratusan pelajar dari kelas 10 hingga 12 tersebut secara mendadak mengeluhkan gejala mual, muntah, pusing, nyeri perut, hingga demam tinggi.
Baca Juga: Kepala BGN: Sekolah Boleh Tolak Program MBG, Tapi Ada Syaratnya
Dari total 962 siswa di sekolah tersebut, korban bergejala mencakup 108 siswa kelas 10, 125 siswa kelas 11, dan 128 siswa kelas 12.
Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Cilacap, Hasanuddin, menyatakan tim medis langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan triase serta penanganan darurat sesuai tingkat keparahan gejala korban.
"Fokus utama kami adalah memberikan penanganan cepat kepada seluruh siswa bergejala agar segera pulih. Petugas memilah siswa yang butuh penanganan di tempat maupun yang harus dirujuk," kata Hasanuddin, Rabu (23/9/2026).
Dari total korban terdampak, sebanyak 70 siswa mendapatkan pengobatan langsung di area sekolah, sementara 15 siswa lainnya menjalani rawat jalan di Puskesmas Sampang.
Adapun untuk penanganan lebih intensif, enam siswa harus menjalani rawat inap di Puskesmas Sampang dan 19 siswa dirujuk ke RSUD Cilacap.
Untuk mempercepat evakuasi, Dinkes menerjunkan tim medis dari lima puskesmas lintas kecamatan, yakni Sampang, Maos, Adipala 1, Adipala 2, dan Kesugihan 1.
Selain menangani korban di SMAN 1 Sampang, Dinkes Cilacap juga memperluas pengawasan ke sekolah-sekolah lain yang menerima distribusi program MBG dari penyedia yang sama.
Langkah mitigasi ini dilakukan sembari menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 3Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 4Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di UNL, 25 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Seret Gol
- 5Prediksi Skor Namibia vs Republik Kongo di Kualifikasi Piala Afrika, 24 September 2026: Duel Sengit di Botswana
- 6Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di UNL, 25 September 2026: Erling Haaland Berpeluang Putus Dominasi Tim Tamu
- 7Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 8Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UNL, 25 September 2026: Duel Sengit di Rajko Mitic
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





