Dukung Pertanian Modern, DPKP Kabupaten Tangerang Uji Coba Tanam Padi Sistem Tabela, Ini Cara dan Keunggulannya!

AKURAT JAKARTA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang resmi melaksanakan uji coba penanaman padi sawah dengan sistem Tabur Benih Langsung (Tabela).
Langkah inovatif ini diambil sebagai bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas budidaya pertanian.
Kegiatan uji coba tersebut dilangsungkan di lahan Demonstration Plot (Demplot) milik Kelompok Tani Klebet Pabuaran yang berlokasi di Desa Klebet, Kecamatan Kemiri.
Baca Juga: Naik LRT Jakarta Bisa Gratis, Tapi Cuma 15 Golongan Ini yang Dapat Keistimewaan
Penerapan sistem baru ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi kemajuan sektor agrikultur di wilayah Tangerang.
Agenda krusial ini dihadiri langsung oleh Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Kepala Desa Klebet, Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian, serta perwakilan Kelompok Tani setempat yang antusias menyambut teknologi baru ini.
Implementasi Program Desa Mandiri Pangan 2026
Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Dr. Ujang Sudiartono, menjelaskan bahwa penanaman di area demplot tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Pengembangan Desa Mandiri Pangan Tahun Anggaran (TA) 2026.
"DPKP selaku pelaksana program menginisiasi penanaman padi sawah varietas Ciherang di lahan seluas satu hektare, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Klebet serta Penyuluh Pertanian setempat," jelas Ujang pada Selasa (18/8/2026).
Ujang menambahkan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam mendukung penerapan Pertanian Modern-Advances Agricultural System (PM-AAS).
Baca Juga: Pemkab Tangerang Edukasi Pelajar SMAN Agar Bijak Bermedia Sosial dan Cegah Cyberbullying
Penggunaan teknologi alat tanam Tabela dinilai menjadi solusi paling tepat untuk mendongkrak efisiensi kerja para petani di lapangan.
"Dengan sistem tanam benih langsung ini, petani dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya, sekaligus meningkatkan hasil produksi demi mewujudkan pertanian yang lebih modern dan berdaya saing," lanjutnya.
Menuju Kemandirian dan Ketahanan Pangan Daerah
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, memaparkan bahwa lahan demplot ini diproyeksikan sebagai pusat percontohan budidaya pertanian yang ideal.
Kehadiran demplot Tabela diharapkan bisa ditiru oleh masyarakat maupun kelompok tani lain demi mewujudkan kemandirian pangan.
"Penanaman padi sawah melalui sistem Tabela ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh petani di Kabupaten Tangerang," ungkap Abdul Munir.
Menurut Abdul Munir, metode baru ini memotong rantai kerja yang biasanya menyita banyak waktu petani. Sistem ini menjadi jawaban atas tantangan budidaya padi tradisional yang dinilai kurang efisien di era modern.
"Normally, petani kita menanam padi secara tradisional dengan menyemai benih selama 20 hari sebelum ditanam. Melalui Tabela, proses panjang tersebut bisa dipangkas secara signifikan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







