Jakarta

Pembangunan Keluarga Berkualitas, DPPKB Kabupaten Tangerang Gelar Bimbingan Perkawinan Mandiri Bagi Puluhan Catin di KUA Pasar Kemis

M Rahman Akurat | 16 September 2026, 06:21 WIB
Pembangunan Keluarga Berkualitas, DPPKB Kabupaten Tangerang Gelar Bimbingan Perkawinan Mandiri Bagi Puluhan Catin di KUA Pasar Kemis
Bimbingan Perkawinan Mandiri yang diselenggarakan di KUA Kecamatan Pasar Kemis - (Dok. Diskominfo)

AKURAT JAKARTA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB Kabupaten Tangerang) terus memperkuat upaya penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan calon pengantin (catin).

Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas di wilayah Kabupaten Tangerang.

Upaya nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasar Kemis, pada Selasa (15/09/2026).

Baca Juga: Bukan Mistik, Terjadi Pemandangan Cantik Bulan Temani Bintang Senja

Sebanyak 30 calon pengantin antusias mengikuti jalannya pembekalan, yang menghadirkan narasumber ahli dari DPPKB Kabupaten Tangerang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Mereka diberikan edukasi komprehensif mengenai berbagai aspek krusial kehidupan berkeluarga, mulai dari kesiapan mental dan emosional, komunikasi dalam rumah tangga, perencanaan kehidupan keluarga, hingga pentingnya menjaga kesehatan sebelum dan setelah pernikahan.

Kesiapan Menikah Lebih dari Sekadar Administrasi

Pemateri dari DPPKB Kabupaten Tangerang, Nia Kurnia, menyampaikan bahwa kesiapan menikah tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan administrasi maupun pelaksanaan prosesi akad nikah semata.

Lebih dari itu, esensi pernikahan adalah kesiapan matang dari pasangan dalam menjalani dinamika kehidupan rumah tangga setelahnya.

Menurut Nia, calon pengantin wajib memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup agar mampu membangun keluarga yang harmonis, mandiri, sehat, serta memiliki perencanaan masa depan yang tertata dengan baik.

“Calon pengantin perlu memahami bagaimana membangun komunikasi yang sehat, merencanakan kehidupan keluarga, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri menjadi orang tua yang bertanggung jawab,” ujar Nia.

Baca Juga: Honda Supra X Cross 125 Tampil Macho dengan Wajah Ala CRF dan Ekor Elegan, Bebek Trail Baru yang Siap Ganggu Pasar Motor Harian

Putus Rantai Stunting Sejak Sebelum Pernikahan

Selain kesiapan mental, Nia Kurnia juga memberikan penekanan khusus kepada para calon pengantin mengenai pentingnya pencegahan stunting.

Ia mengingatkan bahwa edukasi stunting harus ditanamkan kuat-kuat bahkan sebelum janin ada, yakni sejak masa sebelum pernikahan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.