Jakarta

Tingkatkan Pelayanan Sosial Keagamaan, 274 Petugas Pemulasaraan Jenazah Kabupaten Tangerang Ikuti Pelatihan Kompetensi

M Rahman Akurat | 24 September 2026, 09:02 WIB
Tingkatkan Pelayanan Sosial Keagamaan, 274 Petugas Pemulasaraan Jenazah Kabupaten Tangerang Ikuti Pelatihan Kompetensi
Pelatihan peningkatan kompetensi petugas pemulasaraan jenazah desa dan kelurahan. - (Diskominfo)

AKURAT JAKARTA – Sebanyak 274 petugas pemulasaraan jenazah dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang mengikuti Pelatihan Kompetensi Petugas Pengurusan Jenazah.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (23/9/2026).

Kegiatan ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas para petugas.

Melalui pelatihan ini, diharapkan mereka mampu memberikan pelayanan pemulasaraan yang tidak hanya sesuai dengan syariat agama, tetapi juga memenuhi standar kesehatan yang berlaku.

Baca Juga: Diskominfo Kabupaten Tangerang Gencar Edukasi Pelajar untuk Bijak Bermedia Sosial dengan Konsep SARING

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, menyatakan bahwa pelayanan sosial keagamaan merupakan bagian krusial dari pelayanan publik yang harus diperhatikan secara merata di tingkat wilayah.

"Pelayanan kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan administrasi, tetapi juga mencakup pelayanan sosial keagamaan dan pembinaan kehidupan bermasyarakat," ujar Prima dalam sambutannya.

Menyasar Petugas Baru di Tingkat Desa dan Kelurahan

Prima menjelaskan bahwa pelatihan kompetensi ini sengaja menyasar perwakilan petugas dari desa dan kelurahan yang belum pernah mendapatkan pelatihan serupa sebelumnya.

Pemkab Tangerang ingin memastikan seluruh wilayah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang siap dan mampu memberikan pelayanan pengurusan jenazah secara benar sesuai tuntunan agama.

Dalam kesempatan tersebut, Prima berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum pelatihan ini untuk mendalami aspek teknis maupun praktik secara langsung. Ia juga menekankan pentingnya membangun koordinasi yang baik saat bertugas di lapangan.

"Ilmu dan keterampilan yang diperoleh hendaknya tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Bangun juga komunikasi dan koordinasi yang baik, terutama apabila menghadapi kondisi yang memerlukan penanganan khusus," tegasnya.

Baca Juga: Honda Supra X Cross 125 Jadi Motor Bebek Trail Kompak dengan Mesin 125cc SOHC dan Speedometer Full Digital

Melalui program ini, Pemkab Tangerang menargetkan lahirnya tenaga pemulasaraan jenazah yang kompeten, amanah, terampil, serta selalu siap siaga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.