Tingkatkan Pelayanan Sosial Keagamaan, 274 Petugas Pemulasaraan Jenazah Kabupaten Tangerang Ikuti Pelatihan Kompetensi

AKURAT JAKARTA ā Sebanyak 274 petugas pemulasaraan jenazah dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang mengikuti Pelatihan Kompetensi Petugas Pengurusan Jenazah.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas para petugas.
Melalui pelatihan ini, diharapkan mereka mampu memberikan pelayanan pemulasaraan yang tidak hanya sesuai dengan syariat agama, tetapi juga memenuhi standar kesehatan yang berlaku.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, menyatakan bahwa pelayanan sosial keagamaan merupakan bagian krusial dari pelayanan publik yang harus diperhatikan secara merata di tingkat wilayah.
"Pelayanan kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan administrasi, tetapi juga mencakup pelayanan sosial keagamaan dan pembinaan kehidupan bermasyarakat," ujar Prima dalam sambutannya.
Menyasar Petugas Baru di Tingkat Desa dan Kelurahan
Prima menjelaskan bahwa pelatihan kompetensi ini sengaja menyasar perwakilan petugas dari desa dan kelurahan yang belum pernah mendapatkan pelatihan serupa sebelumnya.
Pemkab Tangerang ingin memastikan seluruh wilayah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang siap dan mampu memberikan pelayanan pengurusan jenazah secara benar sesuai tuntunan agama.
Dalam kesempatan tersebut, Prima berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum pelatihan ini untuk mendalami aspek teknis maupun praktik secara langsung. Ia juga menekankan pentingnya membangun koordinasi yang baik saat bertugas di lapangan.
"Ilmu dan keterampilan yang diperoleh hendaknya tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Bangun juga komunikasi dan koordinasi yang baik, terutama apabila menghadapi kondisi yang memerlukan penanganan khusus," tegasnya.
Melalui program ini, Pemkab Tangerang menargetkan lahirnya tenaga pemulasaraan jenazah yang kompeten, amanah, terampil, serta selalu siap siaga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 2Sekjen Golkar Benarkan Nusron Wahid Mengundurkan Diri, Ada Kaitan dengan Kasus Korupsi HGB yang Diusut KPK?
- 3Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir Target 4 Emas untuk Kontingen Indonesia
- 4Ketua Komisi D DPRD DKI Soroti Sampah Menggunung di Kapuk Muara, Duga TPS Ilegal dari Apartemen
- 5Soroti Pangan Murah Langka, Legislator Golkar Farah Savira Minta Kuota Ditambah dan Website Diperbaiki
- 6OMC Belum Efektif, Legislator Golkar Dadiyono Ingatkan Ancaman Kebakaran di Tengah Minim Hujan
- 7Kembali ke Timnas Indonesia, Dean James Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
- 8Peringati HUT ke-15 RSUD Balaraja: Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Tekankan Komitmen Respon Cepat Pelayanan Kesehatan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





