Keren! Desa Sodong Tangerang Masuk 30 Besar Nasional, Nominasi Desa Terbaik Penurunan Stunting 2026

AKURAT JAKARTA — Komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam menekan angka stunting kembali membuahkan hasil di tingkat nasional.
Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, resmi terpilih menjadi salah satu dari 30 nominasi Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Prestasi gemilang ini ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan oleh Tim Penilai Pusat dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) langsung di Desa Sodong pada Kamis (24/09/2026).
Ungguli Ribuan Desa di Regional Barat
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengapresiasi tinggi capaian Desa Sodong di kancah nasional ini.
Menurutnya, keberhasilan menembus kurasi ketat ini terbilang luar biasa karena harus bersaing dengan ribuan desa lain di wilayah regional barat Indonesia.
"Desa Sodong ini luar biasa. Mengalahkan ratusan dan bahkan ribuan desa di wilayah regional barat untuk menjadi salah satu dari 30 desa yang dinilai dalam konvergensi penurunan stunting ini," ujarnya.
Sekda Soma Atmaja menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang berjalan optimal, mulai dari tingkat kader posyandu hingga jajaran pemerintah daerah.
"Terpilihnya Desa Sodong sebagai nominasi tingkat nasional ini adalah capaian yang patut disyukuri bersama. Ini bukan sekadar keberhasilan satu desa, melainkan cerminan kerja keras dan konvergensi seluruh elemen masyarakat, kader, hingga pemerintah daerah," ungkapnya.
Baca Juga: Akhir September 2026, Bioskop Diisi Film dengan Cerita yang Beragam
Investasi Jangka Panjang SDM Kabupaten Tangerang
Lebih lanjut, Sekda Soma menyampaikan bahwa program penanganan stunting merupakan prioritas utama Pemkab Tangerang.
Hal ini dikarenakan stunting berdampak langsung terhadap kualitas jangka panjang Sumber Daya Manusia (SDM) generasi penerus di Kabupaten Tangerang.
Ia mengakui bahwa memotong mata rantai stunting bukanlah perkara mudah, sehingga membutuhkan konsistensi kerja sama dari semua lini secara berkelanjutan.
"Tidak mudah untuk menurunkan stunting. Ini adalah masalah kita bersama yang harus kita selesaikan juga secara bersama. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kita semua, bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang, pemerintah kecamatan, dan desa-desa lainnya agar berprestasi seperti Desa Sodong," tutur Soma.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program (sustainability) agar praktik-praktik baik yang telah diterapkan di Desa Sodong dapat direplikasi oleh desa-desa lain di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 3Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 4Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di UNL, 25 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Seret Gol
- 5Prediksi Skor Namibia vs Republik Kongo di Kualifikasi Piala Afrika, 24 September 2026: Duel Sengit di Botswana
- 6Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di UNL, 25 September 2026: Erling Haaland Berpeluang Putus Dominasi Tim Tamu
- 7Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 8Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UNL, 25 September 2026: Duel Sengit di Rajko Mitic
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


