Jakarta

Tiga Bahasa Daerah Ini Jadi Warisan Generasi Muda Tangerang, Bupati Maesyal Rasyid Siapkan Perbup Pelestarian

M Rahman Akurat | 4 Oktober 2026, 09:38 WIB
Tiga Bahasa Daerah Ini Jadi Warisan Generasi Muda Tangerang, Bupati Maesyal Rasyid Siapkan Perbup Pelestarian
Bupati Maesyal Rasyid membuka Gebyar Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 - (Prokopimkab)

AKURAT JAKARTA – Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Gebyar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Yayasan Budi Pekerti, Kecamatan Solear, pada Sabtu (3/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya menjaga tiga bahasa daerah utama yang menjadi kekayaan budaya masyarakat Tangerang, yaitu Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa ketiga bahasa tersebut merupakan warisan tak ternilai yang harus dijaga dan diteruskan kepada generasi muda agar tidak punah ditelan zaman.

“Ketiga bahasa ini harus kita lestarikan dan abadikan sebagai wujud bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang cinta terhadap bahasanya. Ini juga menjadi kebanggaan kita,” ujar Bupati Maesyal.

Baca Juga: Guru dan Tantangan Menciptakan Sekolah yang Aman di Era Media Sosial

Pemkab Tangerang Siapkan Perbup Pelestarian Bahasa Daerah

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menyatakan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tidak main-main dalam melestarikan warisan budaya.

Pemkab Tangerang saat ini tengah menyiapkan rancangan Peraturan Bupati (Perbup) untuk memperluas penerapan pelestarian bahasa daerah di lingkungan sekolah.

“Insya Allah nanti akan kita tuangkan dalam bentuk Peraturan Bupati, supaya seluruh sekolah bisa melaksanakan kegiatan lomba sekaligus memelihara dan mengabadikan bahasa yang ada di Kabupaten Tangerang,” katanya menegaskan.

Langkah regulasi ini diharapkan mampu memberikan payung hukum dan dorongan kuat bagi satuan pendidikan di seluruh Kabupaten Tangerang untuk memasukkan unsur bahasa dan budaya lokal ke dalam kegiatan pembelajaran harian maupun ekstrakurikuler.

Baca Juga: Kick-Off Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang dan HSN 2026: Berikut Rangkaian Kegiatannya

FTBI 2026: Wadah Kreativitas dan Pembentukan Karakter Siswa

Sementara Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilli Windu Rezeki Seganda, memaparkan bahwa Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 ini diikuti oleh 37 peserta dari jenjang SD dan SMP di wilayah Tangerang.

Para peserta bersaing secara sehat dalam berbagai kategori perlombaan yang dirancang untuk mengasah kemampuan berbahasa daerah, di antaranya: Menulis cerita pendek (cerpen), pidato bahasa daerah, monolog dan lomba berbalas pantun.

Dilli menjelaskan, ajang ini merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan kreatif, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap eksistensi budaya lokal.

“Harapannya, Festival Tunas Bahasa Ibu ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang bagi satuan pendidikan untuk terus mempelajari dan melestarikan bahasa daerah,” ungkap Dilli.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.