Jakarta

Houthi Kembali Gempur Arab Saudi, Rudal dengan Pedakan Besar Sasar Bandara Riyadh

Yusuf Doank | 13 Oktober 2026, 10:57 WIB
Houthi Kembali Gempur Arab Saudi, Rudal dengan Pedakan Besar Sasar Bandara Riyadh
Ilustrasi kelompok Houthi

AKURAT JAKARTA - Kelompok Houthi asal Yaman kembali melancarkan serangan rudal ke wilayah Arab Saudi, Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Riyadh menjadi target sasaran utama.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim bahwa rudal balistik yang mereka tembakkan pada Senin (12/10) malam waktu setempat berhasil mengenai target secara akurat.

"Angkatan bersenjata kami berhasil menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada malam ini menggunakan rudal balistik, dan serangan tersebut mengenai sasaran dengan tepat," kata Yahya Saree, dilansir AFP dan Al Jazeera, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Hindari Lokasi Rawan di Arab Saudi

Tak hanya menyasar bandara di Riyadh, Houthi juga mengaku meluncurkan serangan drone ke Pangkalan Udara Khamis Mushait yang berada di wilayah selatan Arab Saudi.

Di sisi lain, juru bicara militer Arab Saudi, Turki al-Malaki, menegaskan bahwa sistem pertahanan udara Kerajaan berhasil mengintersepsi dan menjatuhkan rudal Houthi di atas langit Riyadh sebelum mengenai target.

Ledakan keras sempat terdengar mengguncang sudut-sudut ibu kota Riyadh sesaat setelah warga menerima pesan teks peringatan ancaman udara di ponsel mereka. Ledakan tersebut diduga berasal dari rudal pencegat yang melumpuhkan proyektil Houthi di udara.

"Wilayah ini sedang menghadapi ancaman udara dari pihak musuh. Harap tetap tenang, berada di dalam ruangan, serta jauhi jendela maupun pintu," bunyi pesan peringatan darurat tersebut.

Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi memastikan kondisi di ibu kota saat ini telah kembali aman. Pihak militer menegaskan ancaman rudal telah berhasil dilumpuhkan sepenuhnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y