Jakarta

Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Klaim Tak Ada Kenaikan Kasus ISPA

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 11 Agustus 2023, 16:34 WIB
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Klaim Tak Ada Kenaikan Kasus ISPA

AKURAT.CO - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebut bahwa tidak ada kenaikan signifikan kasus ISPA, juga trendnya masih tetap sejak bulan April hingga Juli 2023.

Seperti diketahui dalam beberapa bulan terakhir, polusi udara dan kualitas udara di Jakarta terus memburuk.

"Tidak ada kenaikan yang bermakna dan trend masih tetap. Tidak ada kenaikan kasus infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) yang bermakna sejak bulan April sampai Juli 2023," ujar Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama, Jumat (11/08).

Baca Juga: Mustahil Terapkan Pembatasan Kendaraan, Heru Budi: Jangan Dibebani ke Pemprov DKI Semua

Sambungnya, kasus ISPA akan sama dari tahun ke tahun, baik secara peningkatan maupun penurunan.

"Kasus ISPA polanya akan sama dari tahun ke tahun. Akan mulai meningkat pada September, lalu puncak di Oktober sampai November. Dan mulai kembali turun sesudah bulan Maret," tuturnya.

Ngabila memaparkan, hanya 0,9 persen warga DKI Jakarta terkena batuk pilek, ISPA atau pneumonia setiap bulannya.

Baca Juga: Heru Ancam Cabut Izin Perusahaan Jika Kabel Tidak Dirapikan

"Rata-rata 100 ribu kasus dari 11 juta penduduk," ungkapnya.

Ngabila menyebut, dampak polusi udara lebih banyak menyerang penyakit kronis ataupun penyakit tidak menular.

"Seperti radang paru, PPOK, asma dan penyakit sirkulasi darah seperti hipertensi dan jantung," ujarnya.

Baca Juga: Macet Panjang karena Penutup Gorong-gorong Hilang, Diduga Dicuri Orang

Ngabila pun mengimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker dan mengonsumsi makanan bergizi di saat polusi udara yang buruk.

"Oleh karena itu, untuk antisipasi sebaiknya kalau seandainya kita keluar dari ruangan tertutup menuju ruangan terbuka sebaiknya menggunakan masker," ujar Ngabila.

"Dan selama musim pancaroba ini jaga imunitas kita tetap baik dengan makan yang cukup dan bergizi, juga berolahraga," sambungnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.