Jakarta

Usai Ditetapkan UMP Jakarta, Pengemudi Taksi Online Tuntut Kenaikan Tarif

Fadhil Dhuha Rizqullah | 23 November 2023, 15:15 WIB
Usai Ditetapkan UMP Jakarta, Pengemudi Taksi Online Tuntut Kenaikan Tarif

AKURAT JAKARTA - Pengemudi taksi online  meminta kesataraan pendapatan, usai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Selain faktor UMP, mereka menuntut kenaikan tarif sebagai respons terhadap melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM) dan suku cadang mobil.

Menurut Revi, perwakilan Revolusi Driver Online (RDO) di Jakarta, tarif saat ini sebesar Rp3 ribu per kilometer jauh dari kata UMP Jakarta. Sehingga tidak mencukupi untuk menutupi biaya operasional harian.

Baca Juga: Sore Ini Ada Konser Gratis OKAAY dan Awdella di Teraskota BSD Tangerang, Buruan Datang!

Ia menyatakan bahwa setelah kenaikan harga BBM, tarif tersebut perlu disesuaikan guna menjaga kesejahteraan para pengemudi.

"Jadi setelah harga BBM naik, itu menjadi tolok ukur kami untuk meminta penyesuaian tarif," katanya kepada wartawan, Kamis (23/11/2023).

Revi menjelaskan,  biaya operasional tidak hanya terkait dengan BBM, tetapi juga dengan lonjakan harga onderdil mobil seperti kanvas rem, busi, ban, dan oli.

Baca Juga: Alhamdulillah 12 Orang Marbot di Jakarta Dapat Hadiah Umroh

Para pengemudi merasa tertekan oleh pengeluaran ini dan merasa perlu melakukan penyesuaian tarif agar dapat tetap berpenghasilan memadai.

"Kami meminta naik menjadi Rp5.491 per kilometer sesuai dengan kenaikan BBM dan lain-lain, itu saja tuntutan kami," ungkap Revi.

Mereka berharap agar lembaga terkait seperti Kementerian Perhubungan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan pemerintah daerah dapat merespons dan mempertimbangkan penyesuaian tersebut.

Baca Juga: Sapaan Positif, Sentuhan untuk Meningkatkan Kualitas Hidup di Sekitar Kita

Revi juga mengungkapkan harapannya agar penyesuaian tarif dapat mengikuti prinsip-upah minimum provinsi (UMP) di Jakarta pada 2024 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pengemudi taksi daring berharap peningkatan tarif dasar dapat menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.