Jakarta

Dinkes DKI Jakarta Ungkap Perkembangan Covid-19 di Ibukota, Kasus Aktif Mencapai 613 Orang!

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 21 Desember 2023, 15:47 WIB
Dinkes DKI Jakarta Ungkap Perkembangan Covid-19 di Ibukota, Kasus Aktif Mencapai 613 Orang!

AKURAT JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengungkap perkembangan covid-19 di ibukota hingga pekan ketiga Desember ini.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menerangkan bahwa kasus aktif covid-19 di ibukota hingga 20 Desember mencapai 600 kasus lebih.

Lanjutnya, pasien atau kasus aktif covid-19 tersebut ada yang menjalani isolasi mandiri (isoma) dan dirawat di rumah sakit.

"Sampai kemarin per 20 desember jumlah kasus aktif 613. Aktif itu yang sekarang dirawat di RS ataupun isolasi mandiri. Yang isoma ada 414, yang dirawat di RS ada 199," kata Ani di Balaikota DKI Jakarta. .

Ani menerangkan, kebanyakan pasien covid-19 menjalani isoma karena gejala tidak terlalu berat.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa hingga saat ini banyak kasus aktif covid-19 dengan varian omicron.

"Jadi sebenernya banyak yang di isolasi mandiri karena gejalanya memang tidak terlalu. Masih banyak varian Omicron gejalanya tidak terlalu berat," paparnya.

Ani pun menekankan agar masyarakat mau melakukan pemeriksaan secara mandiri ke pusat kesehatan (puskes) terdekat jika merasakan gejala.

Lanjut Ani, pihaknya pun akan menyediakan obat untuk pasien yang dinyatakan positif covid-19, terutama yang menjalani isoma.

"Intinya kalau masyarakat bergejala seperti covid-19 cepat diperiksa saja, antigen boleh enggak harus PCR," ucapnya.

"Kalau misalkan positif periksanya di puskesmas boleh, mandiri boleh. Positif akses puskesmas, kalau butuh obat kita kasih. Nanti tetap di monitor oleh teman teman puskes," lanjut Ani.

Untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19, kata Ani, pihaknya oun kembali menggencarkan vaksinasi, salah satunya di RS Tarakan.

Ani pun berpesan agar masyarakat mau divaksinasi untuk meminimalisir penularan covid-19.

"Lalu vaksinasi covid udah mulai, masyarakat bisa mengakses vaksinasi di semua puskes ada dan beberapa titik, RS Tarakan siap," ujar Ani.

"Karena vaksinasi memperkuat imunitas, kontribusi besar supaya tidak tertular," pesannya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.