Jakarta

Pemprov DKI Akan Tambah 200 Unit Bus Listrik Transjakarta Akhir Tahun Ini, Terapkan Tarif Integrasi Maksimal Rp 10 Ribu

Yasmina Nuha | 21 Juni 2024, 19:18 WIB
Pemprov DKI Akan Tambah 200 Unit Bus Listrik Transjakarta Akhir Tahun Ini, Terapkan Tarif Integrasi Maksimal Rp 10 Ribu

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan menambah kembali jumlah bus listrik untuk moda Transjakarta.

Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengungkapkan bahwa Pemprov DKI akan menambah sekitar 200 unit bus listrik Transjakarta di tahun 2024 ini.

"Mungkin di tahun ini, akhir tahun ini (tambah bus listrik), jumlahnya saya lupa, sekitar 200-250 unit," ungkapnya kepada pers di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (21/6/2024).

Sebagai informasi, pada tahun 2023 lalu, PT Transjakarta telah menambah hingga 100 unit bus Transjakarta, termasuk bus listrik.

Baca Juga: SERBU TIKETNYA! Merdeka Fest 2024 Bakal Digelar di GWK Cultural Park Bali, Catat Tanggalnya! Berikut Daftar Line Up Fase Pertama

Selain itu, Heru juga mengungkapkan terkait pelayanan Transjakarta saat ini sudah hampir mencakupi seluruh wilayah Jakarta.

"Transportasi itu kan, Transjakarta itu sudah 89,7 persen melayani wilayah Jakarta," ungkapnya.

Di samping itu, lanjutnya, ia menjelaskan terkait pembayaran integrasi dalam pemakaian berbagai transportasi umum Jakarta.

"Di sisi lain kita kan menuju pembayaran integrasi yang 10 ribu rupiah maksimum," katanya.

Adapun pembayaran integrasi tersebut ialah pembayaran satu kali untuk penggunaan lebih dari satu moda transportasi yang digunakan, seperti Transjakarta, MRT dan LRT.

Tarif integrasi ongkos maksimal yang dikenakan dalam satu kali perjalanan tersebut sebesar Rp 10.000.

Baca Juga: Heru Budi Prihatin Banyak Pasien Stroke di RSUD Cengkareng, Bahkan Ada yang Berusia 18 Tahun, Janji Tambah Perlengkapan Medis

Jika menggunakan 2 moda dengan tarif total di bawah harga integrasi, maka tarif integrasi akan terhitung ketika penumpang berpindah moda dengan biaya tetap awal Rp 2.500 dan tarif per kilometer adalah Rp 250.

Pemerintah pun berharap dengan penambahan unit bus listrik Transjakarta dan pengurangan biaya tersebut dapat memudahkan masyarakat dalam penggunaan transportasi umum. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.