Tertinggi Kedua di Indonesia, Fraksi Golkar DPRD Desak Pemprov Jakarta Mendata Siapa Saja Warga yang Terlibat Judi Online, Libatkan RT-RW dan PKK

AKURAT JAKARTA - Judi online kini telah merambah ke semua kalangan. Keberadaannya sangat meresahkan masyarakat.
DKI Jakarta menjadi provinsi kedua dengan jumlah masyarakat terpapar judi online terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data Satgas Judi Online yang dibentuk Presiden Jokowi, terdapat 238.568 warga DKI Jakarta yang bermain judi online.
Nilai transaksi terkait judi online ini pun sangat fantastis. Di Jakarta saja, mencapai Rp 2,3 triliun.
Ada tiga kotamadya di Jakarta yang masuk dalam kategori 5 wilayah kabupaten/kota dengan nilai transaksi judi online tertinggi di Indonesia.
Ketiga kotamadya tersebut adalah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
Menyikapi kondisi tersebut, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengaku sangat prihatin.
"Ya, kita prihatin ya, prihatin sekali dengan angka yang diungkap Satgas bahwa kurang lebih 238.000 masyarakat Jakarta ini main judi online. Jadi sekitar 3 persen warga kita aktif main judi online," ujar Judistira.
Karena itu, Judistira mengatakan, DPRD perlu terus mengingatkan Pemprov Jakarta agar mengambil langkah aktif kepada sejumlah warga yang terpapar judi online ini.
Judistira menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta perlu mendata siapa saja warga yang terlibat judi online.
"Jadi saya kira DPRD perlu mengingatkan kepada Pemprov Jakarta, langkah-langkah aktif kepada yang 238.000 orang ini, untuk menghentikan kegiatan yang merusak moral, ekonomi, sosial dan segala macam ini," katanya.
"Harus segera diprofile siapa-siapa saja yang terpapar, yang pasti tidak hanya dirinya tapi juga keluarganya yang menjadi korban, kemudian juga langkah antisipatif dan preventif, jangan sampai semakin meluas," sambungnya.
Judistira mengapresiasi langkah Pj Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, yang mengumpulkan sejumlah camat dan lurah terkait penanganan masalah judi online ini.
Judistira berharap seluruh perangkat daerah dapat proaktif dan ikut memberantas judi online.
"Ya bahwa Pak PJ Gubernur sudah memerintahkan camat dan lurah untuk sosialisasikan kepada masyarakat, saya kira tepat, dan kita harapkan Camat dan Lurah turun langsung ke masyarakat, libatkan perangkat Pemerintah yang ada di tengah-tengah masyarakat kita, ada RT dan RW, juga Dasawisma dan PKK," ujarnya.
Judistira juga menyinggung data PPATK yang mengatakan ada sejumlah anggota DPR/DPRD yang terlibat judi online. Ia memastikan fraksi Golkar akan terus mendukung pemberantasan judi online.
"Termasuk yang disampaikan PPATK ada Anggota DPR atau DPRD ya, kusus DPRD Jakarta ya diungkap saja, sampaikan ke Badan Kehormatan, Fraksi Golkar mendukung pemberantasan judi online ini," tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




