Jakarta

Camat dan Lurah Se-Jakarta Diminta Jangan Tinggalkan RPTRA, Jumlahnya Harus Ditambah

Yasmina Nuha | 16 Agustus 2024, 13:20 WIB
Camat dan Lurah Se-Jakarta Diminta Jangan Tinggalkan RPTRA, Jumlahnya Harus Ditambah

 

AKURAT JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menekankan pentingnya sinergi seluruh camat dan lurah se-Jakarta dalam pemeliharaan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA).

Hal ini disampaikannya dalam acara Peningkatan Kapasitas Keterpaduan Poktan (Kelompok Tani) di RPTRA sebagai Laboratorium PKK Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024, di Auditorium Gedung PKK Melati Jaya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024).

Heru pun meminta adanya sistem keberlanjutan bagi lurah baru yang dapat meneruskan pemeliharaan RPTRA yang telah dilakukan lurah sebelumnya.

Baca Juga: Lolos! Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Bisa Daftar Pilgub DKI 2024, Total Dukungan Verifikasi Faktual Capai 677.468

"Saya minta kepada para lurah, ketika ada pergantian posisi atau pensiun, titip sampaikan kepada lurah yang baru agar dapat meneruskan pemeliharaan RPTRA dan taman-taman lain yang sudah dibuat oleh lurah sebelumnya. Ini adalah tanggung jawab bersama, jangan ditinggalkan,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan RPTRA dan taman-taman lain di suatu wilayah dapat mendukung aktivitas masyarakat, terutama anak-anak karena terdapat area bermain anak yang dekat dengan permukiman.

Selanjutnya, ia mengajak para lurah untuk bersinergi dengan banyak pihak dalam membangun atau membuat RPTRA baru di wilayah mereka.

Baca Juga: Berikut Nama 18 Paskibraka Putri 2024 yang Lepas Jilbab Saat Pengukuhan di IKN Nusantara, Ada Delegasi dari Aceh hingga Papua Barat

"Ketiadaan RPTRA di sejumlah wilayah merupakan tantangan yang harus diselesaikan oleh camat dan lurah," katanya.

Ia juga mengatakan, sebagai manajer kota, lurah harus keliling melihat setiap sudut wilayah untuk melihat RPTRA yang sudah dibangun yang ditingkatkan fasilitasnya.

"Ada beberapa lurah yang saya lihat cukup inisiatif, menggaet perusahaan di sekitar wilayahnya untuk memberikan CSR berupa taman-taman baru, itu bisa diterapkan juga di wilayah lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta Mirdyanti mengungkapkan, sebanyak 87,3% kelurahan telah mengisi formulir online terkait evaluasi kebermanfaatan RPTRA di setiap wilayah.

"Sebanyak 94,7% dari kelurahan yang mengisi, menjawab bahwa RPTRA sangat bermanfaat dan selebihnya sebesar 5,3% menjawab bermanfaat," ungkapnya.

"Sebanyak 92,7% dari kelurahan tersebut menyatakan bahwa keberadaan RPTRA sangat penting sebagai sarana ruang publik yang ramah anak dan selebihnya sebesar 7,3% menjawab keberadaan RPTRA penting," imbuhnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y