Program Sekolah Swasta Gratis Bakal Dimulai Juli 2025, Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Ramly Muhamad Minta Disdik Segera Koordinasi Sekolah Swasta

AKURAT JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Golkar, Ramly HI Muhamad meminta agar Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk segera merampungkan persoalan terkait program Sekolah Swasta Gratis.
Ramly mengatakan, pihak Disdik DKI Jakarta harus segera melakukan koordinasi dan mendata sekolah swasta yang bisa diajak kerja sama dalam program ini.
"Jadi sampai sekarang itu kan dari Disdik itu belum juga melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah swasta yang diajak kerja sama. Artinya masih abu-abu," ujar Ramly kepada Akurat Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Baca Juga: Aggota DPRD Fraksi Golkar Farah Savira Minta Dinkes Jakarta Optimalkan Kampung Siaga TBC
"Ya, jadi udah tau sekolah gratis, ya sudah harus dikoordinasikan lah. Sekolah mana yang swasta yang bekerja sama," imbuhnya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E itu mengatakan, seharusnya Disdik DKI sudah mendata berbagai sekolah swasta di grade 1,2,dan 3 untuk diajak kerja sama dalam program ini. Sementara, sekolah di grade 4 dan 5 tidak perlu.
"Grade 1, grade 2, grade 3 (diajak kerja sama). Mungkin grade 4, grade 5 seperti Al-Azhar, sama sekolah Katolik. Itu mungkin nggak bisalah, dia nggak mau. Tapi sekolah swasta yang lain kan bisa diajak kerja sama," tuturnya.
Ia pun berharap, dengan dilakukannya pendataan sekolah swasta gratis secepatnya, mereka dapat menjalankan program swasta gratis yang ditargetkan mulai pada bulan Juli 2025.
"Makanya mulai dikumpulkan, koordinasi dengan sekolah swasta. Supaya sasaran bulan Juli 2025 itu bisa terlaksana. Itu dari sisi koordinasi tentang keikutsertaan sekolah-sekolah swasta," tukasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengatakan, program Sekolah Gratis akan diterapkan pada tahun ajaran baru atau Juli 2025.
Khoirudin pun mengatakan, aturan yang mengatur hak, kewajiban, hingga sanksi harus sudah tersedia sebelum tahun ajaran baru.
Ia meminta agar regulasi atau payung hukum berupa peraturan daerah (Perda) untuk mengatur Program Sekolah Gratis ditargetkan rampung akhir Januari 2025.
"Yang belum siap adalah regulasinya. Saya ingin kebut segera agar Perda tentang Pendidikan bisa kita selesaikan akhir Januari ini," ujar Khoirudin di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/1/2025).
Politikus PKS itu menjelaskan, Perda Nomor 8 tahun 2006 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan perlu direvisi. Hal itu bertujuan agar pelaksanaan Program Sekolah Gratis berjalan maksimal.
"Kalau tidak didukung Perda, khawatir teknisnya tidak maksimal dan pelaksanaannya di lapangan menyalahi aturan," ungkapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


