Kali Kamal Muara Tercemar Limbah Bau Busuk, Dinas SDA DKI Harap Perda Limbah Domestik Segera Diterapkan

AKURAT JAKARTA - Kali Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, tercemar limbah berbusa dan bau busuk.
Pertama kali busa berbau busuk tersebut muncul pada Jumat (17/1/2025).
Kemunculan busa di kali ini membuat warga yang bermukim di sekitar resah lantaran kerap beterbangan dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Alam (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin menjelaskan, sejumlah kali di Jakarta masih menerima pembuangan air limbah dari rumah tangga hingga limbah pabrik, salah satunya di Kali Kamal Muara.
Ika menyampaikan, saat ini, sistem saluran air di seluruh wilayah DKI Jakarta belum sepenuhnya memisahkan antara air limbah dan air hujan.
"Di Penjaringan betul (tercemar berat). Jadi memang seluruh kawasan DKI Jakarta belum dipisah antara air limbah pabrik, domestik, warga, apalagi industri," ujar Ika di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025).
Sementara itu, DPRD DKI Jakarta baru saja mengesahkan peraturan daerah (perda) tentang Limbah Domestik pada akhir 2024 lalu.
Ia berharap, melalui aturan tersebut bisa memberikan dampak positif bagi pengelolaan air limbah di Jakarta.
"Dengan adanya peraturan daerah (perda) air limbah, maka upaya kita untuk membangun infrastruktur pemisah antara air limbah dan air hujan akan lebih tertata," harapnya.
Terkait kondisi di Penjaringan, khususnya di sepanjang Kali Semongol, Ika menyebut terdapat pabrik dan permukiman warga yang membuang sampah serta air limbah langsung ke sungai.
Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah dan air limbah sembarangan, termasuk sisa minyak goreng atau air cucian piring, ke saluran air.
“Di sepanjang kali semongol (Jakbar), itu ada pabrik, perumahan warga, semuanya membuang sampah, limbah di sungai. Ini contoh, jangan buang sampah, air limbah sembarangan,” katanya.
Ika menjelaskan, sebelumnya sering terjadi banjir akibat rob di wilayah Kamal. Setelah dibangunnya pompa Kamal, kondisi tersebut membaik.
Namun, limbah yang terkumpul di satu tempat dan proses pemompaan air sungai menyebabkan terjadinya turbulensi, yang memicu munculnya busa.
"Air sungainya dipompa ke lokasi berkumpulnya sungai tersebut, sehingga terjadi penggelontoran. Nah, busa-busanya itu sebenarnya proses penggelontoran itu," tuturnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Fenerbahce vs Olympique Lyonnais di UEL, 24 Januari 2025: Ujian Berat di Istanbul
Ia berharap, Dinas SDA DKI Jakarta mendapatkan dukungan terkait proyek Jakarta Sewerage System (JSS), yang merupakan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum.
"Proyek ini bertujuan membangun sarana pengelolaan air limbah domestik (non industri) skala perkotaan, sehingga air hujan dan air limbah domestik tidak tercampur," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


