Ajak Generasi Muda Melek Politik, Wakil Ketua DPRD DKI Basri Baco Harap Jadi Bekal Penerus Bangsa

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco mengajak seluruh generasi muda yang sudah mendapatkan hak memilih untuk melek politik, terutama siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Ia menilai, pengetahuan mengenai ketatanegaraan serta politik menjadi bekal penting bagi siswa-siswi untuk menjadi generasi penerus bangsa sebagai pemimpin di masa depan.
"Ayo melek politik agar punya peran dan pengetahuan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara," ujar Baco di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (24/1/2025).
Baca Juga: Mangkunegaran Run 2025: Pendaftaran Presale 1 Dibuka Mulai Hari Ini, Segini Harga Tiketnya
Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta itu mengatakan, sekolah menjadi salah satu wadah menumbuhkan kesadaran politik generasi bangsa melalui melalui berbagai macam bentuk program pendidikan politik.
"Mulai dari melalui mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, kegiatan OSIS, maupun bentuk kegiatan lain yang terencana ataupun yang bersifat insidental yang bermaksud memberikan informasi politik kepada para siswa," tuturnya.
Menurutnya, upaya memperkuat pemahaman politik kepada para siswa sekolah dapat meningkatkan partisipasi generasi muda dalam proses demokrasi.
Baca Juga: Jelang Libur Sekolah, Politisi Golkar Minta Tingkatkan Pengawasan
"Sehingga dapat memajukan bangsa melalui keterlibatan positif dalam proses politik. Pendidikan politik itu penting banget karena kehidupan berbangsa dan bernegara itu tidak lepas dari politik," jelasnya.
Melalui pendidikan politik, lanjutnya a, juga dapat menambah wawasan para siswa tentang pentingnya partisipasi dalam pemilihan umum, hak dan kewajiban pemilih, serta peran aktif generasi muda dalam proses demokrasi.
Ia pun berharap, generasi muda di Jakarta dapat memberikan kontribusi berarti bagi masa depan negara.
Baca Juga: Dana Bansos BLT BBM Rp600.000 Cair di Kantor Pos, Cek Syarat dan Ketentuannya di Sini
"Terutama menyadari posisinya sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki hak dalam proses demokrasi di Indonesia," imbuhnya.
Sehingga, ia berharap mereka dapat mengetahui terkait kebijakan-kebijakan dan program-program strategis yang bermanfaat bagi lingkungannya.
"Harus memang dipikirkan kembali bagaimana sistem pendidikan politik untuk masyarakat sesuai jenjang masing-masing untuk meningkatkan partisipasi politik, dan kontrol," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

