Jakarta

Mudik Gratis Kurangi Lonjakan Kendaraan Pribadi, Fraksi Golkar Andri Santosa Ingatkan Harus Tepat Sasaran

Yasmina Nuha | 26 Februari 2025, 15:14 WIB
Mudik Gratis Kurangi Lonjakan Kendaraan Pribadi, Fraksi Golkar Andri Santosa Ingatkan Harus Tepat Sasaran

 

AKURAT JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi B, Andri Santosa memberikan dukungan penuh program Mudik Gratis di tahun 2025 ini yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menurut Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta itu, banyak manfaat yang didapat melalui program Mudik Gratis yang telah dilaksanakan di tahun sebelumnya.

"Ini sebagai bentuk kepedulian untuk memudahkan masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman tanpa harus terbebani biaya transportasi," ujar Andri kepada Akurat Jakarta, Selasa (25/2/2025).

Baca Juga: Cegah Inflasi Jelang Ramadan, Fraksi Golkar Dimaz Raditya Minta Pemprov DKI Siapkan Langkah Strategis

Selain itu, kata Andri, mudik gratis ini dilakukan untuk mengurangi lonjakan kendaraan pribadi di jalan raya.

"Selain itu, untuk mengurangi lonjakan kendaraan pribadi di jalan raya dengan menyediakan armada bus dan truk yang telah dipersiapkan secara matang agar arus mudik berlangsung lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, berdasarkan informasi bahwa total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 16 miliar. Nantinya, sebanyak 293 unit bus disiapkan untuk keberangkatan dari Jakarta menuju kota-kota tujuan mudik.

Baca Juga: Bupati Maesyal Terbitkan SE Beda dengan Tahun Lalu: Selama Ramadhan Tempat Hiburan Umum Seperti Sauna, Spa, Massage, dan Billiar, Wajib Tutup

Dengan anggaran tersebut, ia berharap agar pelaksanaan program ini dapat diberikan kepada warga sesuai syarat dan kriteria yang ditentukan.

“Dengan besarnya anggaran yang dialokasikan, diharapkan program ini bisa tepat sasaran. Warga Jakarta yang ingin mudik harus mendapatkan pelayanan yang baik sesuai dengan standard yang telah ditentukan," tuturnya.

"Hasil evaluasi mudik gratis sebelumnya hendaklah menjadi bahan acuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada Masyarakat yang akan mudik," imbunnya.

Baca Juga: Mantap! Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Luncurkan Program Pengantaran Obat ke Rumah Pasien, Kerjasama RSUD Balaraja dengan JNE

Adapun bagi warga yang ingin mengikuti Mudik Gratis 2025, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jakarta atau Kartu Keluarga (KK) yang beralamat di Jakarta.

"Jika ingin membawa sepeda motor, wajib menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) aktif, Mengisi formulir pendaftaran melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id/auth/register, Datang tepat waktu sesuai jadwal keberangkatan yang ditentukan oleh panitia," terangnya.

Ia menjelaskan, sosialisasi program dimulai pada awal Maret 2025, diikuti dengan proses pendaftaran dan verifikasi data yang berlangsung hingga sepekan sebelum hari Lebaran, memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk mendaftar secara online.

"Ini untuk memastikan bahwa benar-benar warga Jakarta yang mendapat manfaat dari program ini” tegasnya.

Tahap selanjutnya adalah verifikasi data, lanjut Andri, di mana setiap pendaftar harus memastikan bahwa dokumen pendukung seperti KTP atau KK yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta, serta STNK telah diunggah secara lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

"Yang mana prosedur ini menjadi kunci utama untuk menjaga integritas dan keamanan layanan mudik gratis bagi seluruh Masyarakat. Jangan sampai ada hal yang berpotensi merugikan Masyarakat, Saya akan memonitor program ini," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y