Gubernur Pramono Sebut 90 Persen Penyebab Banjir di Jakarta Adalah Air Kiriman dari Bodetabek

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut penyebab banjir yang merendam sejumlah wilayah Jakarta yang terjadi beberapa hari belakangan ini adalah air kiriman.
Menurut Pramono, penyebab banjir di Jakarta mayoritas atau 90 persen merupakan air kirimin dari daerah penyangga, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
"Banjir yang terjadi di Jakarta sekarang ini boleh dikatakan mayoritas hampir 90 persen lebih adalah kiriman. Karena curah hujan di Jakarta sendiri cukup rendah," ujar Pramono dikutip Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: LK21 dan IndoXXI Diblokir Pemerintah, Ini 25 Link Nonton Film Sub Indo yang Bisa Kamu Akses Gratis
Meski demikian, Pramono mengatakan pihaknya tidak menyalahkan pemerintah daerah penyangga lain. Menurutnya, hal ini merupakan tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.
"Tetapi kami tidak mau menyalahkan siapapun. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah Jakarta untuk mengatasi itu," ujarnya.
Pramono menjelaskan, pihaknya akan mengajak seluruh kepala daerah Jabodetabek untuk duduk bersama menyelesaikan banjir dalam waktu dekat.
"Karena penyelesaian ini kan tidak bisa parsial hanya Jakarta. Bahkan saya mendapatkan laporan yang sekarang ini dampaknya besar ada di Bekasi," ungkapnya.
Selain itu, dia juga telah mengintruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk mengaktifkan seluruh pompa.
"Pompa-pompa yang ada di 200 titik yang berjumlah 500 pompa saya minta semua diaktifkan karena supaya air yang ada segera bisa dibuang ke laut," tukasnya.
Selain itu, pihaknya juga adakan rapat khusus yang dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Kepala Dinas terkait, ada Dinas SDA, Dinas Sosial (Dinsos), termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Ia juga berharap agar seluruh aktivitas warga terdampak selama bulan puasa ini tidak terganggu akibat adanya musibah banjir ini.
"Apalagi ini bulan puasa, nanti sahur dan buka puasa jangan sampai terganggu. Jadi, dapur umum juga saya sudah minta untuk diaktifkan di lapangan," katanya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



