Jakarta

Tinjau Banjir Naik Helikopter Dianggap Kurang Peka, Gubernur Pramono: Bukan Permintaan Saya, Ada yang Nawarin

Yasmina Nuha | 10 Maret 2025, 17:42 WIB
Tinjau Banjir Naik Helikopter Dianggap Kurang Peka, Gubernur Pramono: Bukan Permintaan Saya, Ada yang Nawarin

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung kembali menanggapi terkait kritikan dari publik soal dirinya menaiki helikopter untuk meninjau banjir di wilayah Jakarta.

Di mana, Gubernur Pramono dinilai kurang peka terhadap korban banjir. Harusnya, Pramono terjun langsung ke lapangan.

Pram, sapaan akrabnya, pun membantah bahwa peninjauan menggunakan helikopter itu merupakan permintaan dirinya, melainkan ditawarkan oleh pihak Polri.

"Saya naik heli bukan permintaan saya, ada yang nawarin," ujarnya di Kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (10/3/2025). 

Baca Juga: Pantau Kesiapan Posko Satgas Ketenagakerjaan, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Minta Pengusaha Berikan THR Pekerja Sesuai Ketentuan dan Tepat Waktu

Ia juga mengatakan bahwa kritikan yang masuk untuknya merupakan penyemangat untuk dirinya. Untuk itu, ia berterima kasih terhadap kritikan yang diberikan.

"Kritik itu merupakan obat yang sangat menyehatkan. Saya dikritik apa saja terima kasih, matur nuwun," ujar Pramono.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Kabinet RI itu juga menegaskan, dirinya melakukan peninjauan tersebut lantaran ingin melakukan naturalisasi sungai.

Dengan itu, ia pun dapat mengetahui wilayah sungai mana saja yang perlu dilakukan naturalisasi.

"Sehingga dengan demikian memang kenapa kemudian dilihat dari atas karena pengen naturalisasi, sodetan di mana-mana itu bisa dilakukan. Jadi sekali lagi naik heli bukan untuk gagah-gagahan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kondisi Jakarta dan sekitarnya pasca banjir melalui jalur udara dengan menaiki helikopter pada Kamis (6/3/2025).

Baca Juga: Berapa Hari Libur Sekolah Lebaran 2025? Cek Daftar Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Peninjauan dilakukan bersama Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri Irjen Mohammad Yassin Kosasih.

Usai peninjauannya, Pramono bersyukur kondisi Jakarta sudah kembali normal dan terkendali. Permukaan air di Pintu Air Manggarai sudah turun di angka 600 sentimeter, menjadi status siaga empat.

"Alhamdulillah kemarin sempat 850 sentimeter, sekarang sudah turun 600 sentimeter," ujar Pramono di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/3/2025) lalu. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.