Jakarta

Momen Unik Gubernur DKI Pramono Tiru Gaya Jokowi: Undang 3 Siswa Penerima KJP Plus ke Balai Kota, Kasih Pertanyaan Lalu Diberi Hadiah Sepeda

Yasmina Nuha | 20 Maret 2025, 13:51 WIB
Momen Unik Gubernur DKI Pramono Tiru Gaya Jokowi: Undang 3 Siswa Penerima KJP Plus ke Balai Kota, Kasih Pertanyaan Lalu Diberi Hadiah Sepeda

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penyerahan secara simbolis ke Penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I 2025 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2025).

Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta, penyerahan ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, serta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.

Selain itu, dihadiri juga oleh perwakilan pemegang KJP Plus yang terdiri dari puluhan siswa dari berbagai sekolah, baik itu tingkat SD, SMP, maupun SMA.

Baca Juga: Rusunawa Jagakarsa Selesai Dibangun oleh Pemprov DKI, Berikut Fasilitas dan Syarat Pendaftaran Calon Penghuninya!

Dalam acara tersebut, terdapat momen menarik saat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai memberikan sambutan.

Seperti meniru gaya mantan Presiden Jokowi, pria yang akrab disapa Pram itu mengundang beberapa perwakilan siswa pemegang KJP untuk maju ke atas panggung.

Mereka dikasih pertanyaan, lalu dikasih hadiah sepeda. Persis gaya Jokowi. 

Pram pun memanggil 3 orang siswa pemegang KJP Plus yang nilainya bagus dan yang bisa menghafal Pancasila.

"Terakhir, saya ingin mengundang satu-dua orang yang nilainya bagus, yang kedua yang hafal Pancasila. Yang nilainya bagus angkat tangan? Yang nilainya bagus," ujar Pram kepada para penerima KJP Plus.

Bagi yang bisa menjawab dengan baik, Politikus PDIP itu meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko untuk memberikan hadiah berupa sepeda.

"Pak Kepala Dinas, hadiahnya apa? Bisa enggak dikasih sepeda? Sepeda ya? Baik, Pak Kepala Dinas yang janji kasih sepeda," pinta Pram.

Kemudian, siswa pertama yang diberikan sepeda bernama Ilham merupakan siswa yang memiliki nilai bagus. Ilham mengaku dirinya mendapat nilai seratus di sekolahnya.

"Ilham siapa nama lengkapnya? SD-nya di mana? Perguruan Raya, Tebet Raya. Ilham, selamat ya. Nanti Ilham dapat sepeda dari Pak Kepala Dinas ini," tukas Pram.

Baca Juga: Affiliate Marketer Pekerjaan Baru di Era Digital yang Menjanjikan, Begini Cara Kerjanya

"Mau digunakan apa sepedanya? Sepedanya buat apa? Udah bisa naik sepeda belum? Oke, Ilham nanti sepedanya dibawa pulang ditujukan kepada bapak ibunya. Kalau belum bisa naik sepeda, nanti belajar dulu naik sepeda ya. Setuju Ilham?," imbuhnya.

Siswa kedua bernama Anggun. Ia memberikan hafalan Pancasilanya dan sukses menyebut dengan baik kelima Pancasila.

"Tepuk tangan, luar biasa buat Anggun. Pak Kadis lulus ya, dapat sepeda juga. Sepedanya jangan gede-gede, yang kecil aja, yang roda tiga lah gitu," kata Pram.

Siswa yang terakhir bernama Sofi. Saat di atas panggung, ia mengaku ke Pram tidak hafal Pancasila, sehingga Pram menggantinya dengan menyuruh untuk bernyanyi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.