Dishub DKI Catat Jumlah Penumpang Mudik di Jakarta Melonjak Capai 57,41 Persen, Ada 92.163 Penumpang di 7 Terminal

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mencatat lonjakan jumlah penumpang yang berangkat dari terminal-terminal di Jakarta menjelang Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M.
Berdasarkan pemantauan pada 27 Maret 2025 (H-4 Lebaran), jumlah penumpang yang berangkat meningkat sebesar 57,41 persen dibandingkan hari biasa.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pemantauan dilakukan di empat terminal utama dan tiga terminal bantuan selama Masa Angkutan Lebaran 2025, yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025.
"Pada terminal utama, yang meliputi Terminal Terpadu Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres dan Terminal Tanjung Priok, jumlah penumpang yang berangkat mengalami kenaikan sebesar 46,11 persen," ujarnya di Jakarta, Sabtu (29/3/2025).
Sementara, lanjut Syafrin, di tiga terminal bantuan, yaitu Terminal Lebak Bulus, Terminal Angke dan Terminal Grogol, terjadi lonjakan yang jauh lebih signifikan, dengan kenaikan mencapai 282,31 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Kemudian, ia menjelaskan, berdasarkan data hingga 28 Maret 2025 pukul 13.00 WIB, total 92.163 penumpang tercatat menggunakan angkutan umum di tujuh terminal tersebut.
Baca Juga: Keputusannya, Besok Lebaran Idul Fitri Bertepatan Minggu 30 Maret 2025⁶
Rinciannya, 69.969 penumpang berangkat menuju daerah tujuan mudik dan 22.194 penumpang tiba kembali di Jakarta.
"Peningkatan ini menunjukkan banyak warga Jakarta yang mulai melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga," tuturnya.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan layanan terminal resmi agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
"Kami terus memantau kondisi di terminal untuk memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan penumpang," katanya.
Selain itu, ia pun berharap, walaupun terjadi lonjakan penumpang, lonjakan tersebut tidak ekstrem. Artinya, upaya pemerintah untuk melakukan penyebaran para pemudik ini berhasil.
"Harapannya, puncak arus mudik tahun ini juga tidak ekstrem, sehingga pelaksanaan di lapangan itu tidak ada kendala atau hambatan yang berarti," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


