Jakarta

Sampah di Jakarta Biasanya 8.000 Ton Per Hari, Selama Libur Lebaran 2025 Turun Drastis, Tinggal Segini!

Yasmina Nuha | 9 April 2025, 16:35 WIB
Sampah di Jakarta Biasanya 8.000 Ton Per Hari, Selama Libur Lebaran 2025 Turun Drastis, Tinggal Segini!

AKURAT JAKARTA - Volume sampah di Jakarta turun drastis saat libur dan cuti bersama Hari Raya Idul fitri 1446 H/2025 M.

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, produksi sampah mencapai puncaknya pada H-6 Lebaran dengan total 9.366 ton.

Angka tersebut terus menurun hingga pada Hari-H Lebaran yang hanya tercatat 1.565 ton, turun lebih dari 80 persen dibandingkan hari sebelumnya (H-1) yang mencapai 7.962 ton.

Baca Juga: Bertemu Gubernur Pramono di Balai Kota, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Bahas Solusi Pecahkan Masalah di Perbatasan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan bahwa biasanya Jakarta menghasilkan rata-rata 7.900 hingga 8.000 ton sampah per hari.

Namun, pada hari raya, aktivitas kota melambat signifikan karena banyak warga yang mudik, aktivitas rumah tangga menurun, dan sebagian besar rantai pengangkutan sampah (termasuk gerobak swadaya masyarakat) tidak beroperasi.

"Meskipun pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tetap berjalan normal, distribusi sampah dari permukiman mengalami perubahan karena tukang gerobak swadaya ikut libur," ujar Asep, Rabu (9/4/2025).

Asep menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 2.906 petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan kota selama masa libur Lebaran.

Mereka difokuskan untuk membersihkan area publik, lokasi wisata, hingga TPS agar kebersihan tetap terjaga meskipun aktivitas kota berkurang.

Asep menjelaskan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah mengambil langkah antisipatif dengan mempercepat pengangkutan sampah dari permukiman ke TPS sebelum Hari Raya Idul fitri.

Baca Juga: Jangan Lupa! Semarang Night Carnival 2025 Bakal Digelar 1 Mei, Hiburan Gratis untuk Rakyat, Usung Tema Perisai Nusantara, Ini Maknanya

Percepatan tersebut dilakukan untuk memastikan tempat penampungan sampah tidak penuh saat libur berlangsung.

“Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa meskipun sebagian besar warga meninggalkan Jakarta, kota tetap bersih dan nyaman selama masa libur Lebaran,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.