Jakarta

Gunakan Dana KLB dari Swasta untuk Renovasi Taman yang Beroperasi 24 Jam, Gubernur Pramono Janji Akan Transparan

Yasmina Nuha | 14 April 2025, 17:20 WIB
Gunakan Dana KLB dari Swasta untuk Renovasi Taman yang Beroperasi 24 Jam, Gubernur Pramono Janji Akan Transparan

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa Pemprov DKI akan menggunakan dana kompensasi peningkatan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari swasta, untuk merenovasi  taman-taman yang beroperasi 24 jam.

Pram, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa seluruh proses administrasi oleh Pemprov DKI Jakarta terkait KLB maupun Sertifikat Laik Fungsi (SLF) akan dipercepat dan dilakukan secara transparan.

"Jadi yang pertama hal yang berkaitan dengan KLB memang saya ingin transparan, terbuka. Apapun administrasi dan Pemerintah Jakarta harus lebih terbuka untuk itu, sehingga KLB yang bertele-tele atau SLF yang bertele-tele saya akan percepat," ujar Pram di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (14/4/2025).

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Sudah Siap 100 Persen Lawan Korea Utara, Manager Zaki Iskandar Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat Agar Garuda Muda Menang

Pram memastikan, seluruh dana yang diperoleh dari KLB akan sepenuhnya digunakan untuk kepentingan masyarakat Jakarta. Termasuk dana KLB yang baru-baru ini ditandatangani untuk kepentingan masyarakat.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengatakan, beberapa peruntukan dana KLB tersebut, termasuk pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) di lokasi strategis seperti Bundaran HI dan Blok M.

Selain itu, dana KLB juga akan dialokasikan untuk menambah ruang terbuka hijau di Jakarta melalui pembangunan taman-taman kota.

"Termasuk yang kemarin ditandatangani sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat yaitu nanti untuk TOD di Bundaran HI dan TOD di Blok M dan juga untuk membangun taman-taman yang ada di Jakarta," tukasnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini sedang mewujudkan Jakarta sebagai Ibu Kota ASEAN, sejalan dengan transformasi Jakarta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kota global.

Untuk itu, Pramono akan membangun tiga taman terintegrasi di sekitar Kantor Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, yang meliputi Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser.

"Nah hari sekarang ini kita berada di Taman Langsat, Ayodhya dan Leser. Ini dekat dengan kantor pusat ASEAN. Kami akan membuat taman ini, tiga taman ini Ayodhya, Langsat dan Leser ini menjadi taman utamanya ASEAN," ujar Pramono.

Baca Juga: Lantik 1.694 ASN Baru, Ini Pesan Bupati Maesyal Rasyid Kepada Aparatur Pemkab Tangerang

"Dan dalam jangka menengah panjang, tempat ini akan menjadi betul-betul sarana ibu kota ASEAN," imbuhnya.

Pramono mengungkapkan, pendanaan renovasi ketiga taman tersebut akan berasal dari dana KLB (Koefisien Lantai Bangunan). Ia akan memimpin langsung proses renovasi tersebut.

"Dananya dari mana? Dananya akan kami ambil dari dana KLB. Dananya sudah ada, sehingga dengan demikian saya mengharapkan pembangunan ini bisa dimulai pada pertengahan tahun ini," tuturnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.