Jakarta

Gubernur Pramono Tetapkan BTN Jakarta International Marathon Sebagai Agenda Tahunan dalam Kalender Pariwisata, Harap Bisa Dapat Penghargaan WMM

Yasmina Nuha | 15 April 2025, 13:10 WIB
Gubernur Pramono Tetapkan BTN Jakarta International Marathon Sebagai Agenda Tahunan dalam Kalender Pariwisata, Harap Bisa Dapat Penghargaan WMM

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menetapkan BTN Jakarta International Marathon (Jakim) sebagai agenda tahunan dalam kalender pariwisata resmi Jakarta.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara pers conference BTN Jakim 2025 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, pada Senin (14/4/2025).

Pram, sapaan akrabnya itu berharap, ke depannya event BTN Jakim ini dapat menuju level internasional dengan meraih penghargaan World Marathon Majors (WMM).

"Ke depan, kami berharap BTN Jakim bisa menembus World Marathon Majors (WMM), yang merupakan penghargaan paling prestisius dalam penyelenggaraan maraton dunia," ujar Pram.

Baca Juga: Pemilik Bengkel 'Sarang Motor' Jambi Kecewa, Asetnya Dilelang Tanpa Pemberitahuan

"Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemprov DKI untuk memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini," imbuhnya.

Diketahui, tahun ini, BTN Jakim akan berlangsung pada 29 Juni 2025 dengan tiga kategori lomba, yakni Le Minerale 10K, Half Marathon, dan BTN Marathon.

Pram pun menilai, BTN Jakim memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat maupun kota Jakarta, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

Ajang ini juga dinilai mampu mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Sebab, banyak masyarakat yang mulai rutin berlari karena terinspirasi dari keseruan fun run, atau sekadar menonton lalu ingin ikut terlibat.

"Komunitas lari tumbuh di berbagai penjuru kota, dan interaksi lintas budaya terjalin secara alami. Jakarta pun menjelma menjadi panggung persahabatan antarpelari dan antarbangsa,” tuturnya.

Dari sisi ekonomi, lanjut Pram, kehadiran ribuan pelari dan wisatawan turut mendorong pertumbuhan di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Pada gelaran BTN Jakim 2024, total dampak ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp41,52 miliar, dengan jumlah peserta sebanyak 15.000 orang, termasuk 236 pelari internasional dari 32 negara.

Baca Juga: Nova Arianto Siapkan Strategi Matang Jelang Piala Dunia U-17 2025 Usai Evaluasi Piala Asia

"Saya optimistis BTN Jakim tahun ini akan memberikan dampak yang lebih besar dan semakin memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi sport tourism yang ikonik, mendunia, sekaligus menjadi kebanggaan warganya," tukasnya.

Ia memastikan, penyelenggaraan BTN Jakim dari tahun ke tahun akan terus mengalami perbaikan.

Sejumlah pembaruan disiapkan untuk menghadirkan pengalaman baru yang lebih istimewa bagi peserta.

Di antaranya, yaitu dengan menerapkan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG) sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan.

Kemudian, juga bekerja sama dengan IFG Life sebagai official insurance partner BTN Jakim 2025. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.