Ternyata ini Alasan Gubernur Pramono Bakal Ubah Nama RSUD di Jakarta Jadi Rumah Sakit Internasional

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan akan mengubah nama rumah sakit umum daerah (RSUD) di Jakarta menjadi rumah sakit internasional.
Pram, sapaan akrabnya itu meminta agar nama RSUD itu tidak digunakan lagi, sebab nama tersebut hanya mengecilkan diri sendiri.
"Yang dulu belum terselesaikan yaitu RSUD. Dalam rapat saya memutuskan 'udah gak boleh lagi pake kata RSUD' karena memakai kata RSUD itu mengecilkan diri sendiri," ujar Pram di Jakarta, dikutip Senin (21/4/2025).
Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun, Ini Pesan Terakhirnya
Ia mengatakan, salah satu contoh RSUD tersebut yaitu RSUD Tarakan, Jakarta Pusat. Di mana, saat dirinya melakukan pemeriksaan kesehatan pada Pilkada DKI 2024 lalu, ia menilai fasilitasnya sudah bukan setara RSUD lagi, melainkan internasional.
"Contohnya, RSUD Tarakan. Ketika saya mengajukan syarat menjadi gubernur harus checkup di RSUD Tarakan. Fasilitasnya bagus banget, tempatnya bagus banget, begitu namanya menjadi RSUD, maka grade-nya menjadi turun," tuturnya.
Untuk itu, ia pun meminta agar nama RSUD, termasuk RSUD Tarakan itu diganti menjadi Rumah Sakit Internasional Tarakan.
"Kenapa gak dinaikan saja menjadi Rumah sakit Internasional Tarakan. Pasti akan beda. Termasuk usulan kepada kepada saya RSUD Cakung," katanya.
Ia menyebut, untuk nama-nama RSUD yang diubah menjadi internasional akan dibahas dan disepakati bersama lebih lanjut.
"Saya bilang 'idenya' RSUD Internasional Cakung, pasti lebih keren. Atau nama-nama yang kita sepakati, karena banyak RS di Jakarta yang mau dirubah namanya. Misalnya menjadi RS Ali Sadikin. Atau yang lain, nanti kita sepakati bersama," tukasnya.
Baca Juga: Tagihan Listrik Selalu Membengkak? Ini 7 Cara Hemat Listrik yang Sering Diabaikan
Sebelumnya, Pramono Anung meminta jajarannya segera menyiapkan rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Internasional Cakung, Jakarta Timur.
Pramono ingin agar groundbreaking dan pembangunan RSUD tersebut dapat terlaksana tahun ini.
"Penyelesaian RSUD Internasional Cakung dan saya minta untuk tahun ini bisa dilakukan groundbreaking dan pembangunan. Karena secara prinsip sudah bisa dilakukan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Pram mengatakan, pembangunan ingin segera dilakukan, mengingat Cakung merupakan salah satu kecamatan terpadat di Jakarta. Di sisi lain, Cakung juga belum memiliki RSUD. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



