Lakukan Pengerukan Kali Cakung Lama Sepanjang 8 KM, Gubernur Pramono Jamin Tak Lakukan Penggusuran Rumah Warga

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pengerukan Kali Cakung Lama, Jakarta Utara, tidak melakukan penggusuran.
Hal ini disampaikannya usai meninjau pengerukan Kali Cakung Lama di Jalan Rawa Indah, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Senin (19/5/2025).
"Dan yang paling prinsip di dalam penyelesaian penanganan Kali Cakung Lama ini, kita tidak melakukan penggusuran. Sama sekali kita tidak melakukan penggusuran," ujar Pram, sapaan akrabnya.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Bogor, Senggolan Motor saat Nyalip, Korban Tewas Jatuh Terbentur Aspal
Ia menjelaskan, dalam proses pengerukan Kali Cakung Lama sepanjang 8 km ini, pihaknya melakukan pendekatan secara personal kepada warga sekitar sungai ini.
"Maka memang progresnya alhamdulillah karena pendekatannya sangat personal yang dilakukan oleh tim, masyarakat bisa menerima ini dengan baik," kata Pram.
Sementara Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengatakan bahwa Pemprov DKI lebih memilih melakukan pembebasan lahan.
Sebab, warga mempunyai sertifikat lahan setempat. "Pembebasan lahan, soalnya memiliki alas hak, ada sertifikatnya, ganti untung," ujar Ika.
Ika pun menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar terkait dengan pengerukan ini. "Minggu kemarin lagi sosialisasi dokumen perencanaan pengadaan tanah," jelas Ika.
Sebelumnya, Pramono Anung meninjau pengerukan Kali Cakung Lama di Jalan Rawa Indah, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Senin (19/5/2025).
Pram menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengangkat endapan lumpur, memperlebar aliran sungai, dan meningkatkan daya tampung air agar tidak meluap saat hujan deras.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara sungguh-sungguh menangani persoalan yang menjadi keluhan masyarakat di sekitar Kelapa Gading," ujar Pram kepada wartawan.
"Daerah ini saat hujan, rata-rata mengalami kenaikan air hingga 30–40 cm. Ternyata, sumber utamanya adalah Kali Cakung Lama yang sudah terlalu lama tidak dikeruk," imbuhnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


