Jakarta

Program Manggarai Bershalawat Mulai Dilaksanakan Pekan Ini, Gubernur Pramono: Ini Pendekatan Kultural dan Keagamaan Kepada Warga

Yasmina Nuha | 20 Mei 2025, 13:08 WIB
Program Manggarai Bershalawat Mulai Dilaksanakan Pekan Ini, Gubernur Pramono: Ini Pendekatan Kultural dan Keagamaan Kepada Warga

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa Pemprov DKI akan segera melaksanakan program Manggarai Bershalawat pada pekan ini.

"(Pelaksanaan Manggarai Bershalawat) Dalam waktu dekat, dalam minggu ini," ujar Pram, sapaan akrabnya, di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025).

Namun demikian, Pram belum menjelaskan lebih lanjut tanggal, lokasi, maupun teknis pelaksanaan dari program Manggarai Bershalawat ini.

Baca Juga: Manajer Timnas Zaki Iskandar Terbang ke Doha Qatar Hadiri Undian Fase Grup Piala Dunia U-17 2025

Diketahui, program ini diwacanakan oleh Pramono dalam mengatasi persoalan tawuran berulang di Manggarai, Jakarta Selatan.

Melalui program ini, ia akan mengundang kelompok-kelompok yang terlibat tawuran untuk duduk bersama dan mencari akar permasalahan yang sebenarnya, termasuk mendamaikan berbagai pihak yang bertikai.

"Saya akan menggagas apa yang dinamakan Manggarai Bershalawat. Saya akan undang kelompok-kelompok yang bertikai di sana. Ada RW 4, RW 5, RW berapa begitu. Duduk bareng, apa sih akar permasalahan yang sebenarnya," ujar Pramono di Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/5).

Politikus PDIP itu menekankan pentingnya pendekatan kultural dan keagamaan dalam menyelesaikan konflik tersebut. Program "Manggarai Bershalawat" nantinya juga akan melibatkan semua pihak, termasuk majelis taklim.

Selain itu, ia juga akan meminta kepada Wali Kota Jakarta Selatan untuk mempersiapkan pelaksanaan program tersebut.

Ia pun menegaskan, melalui kegiatan seperti ini harus dilakukan sebagai solusi melalui pendekatan kultural dan keagamaan kepada warga.

"Karena nggak bisa hanya menyalahkan saja. Karena menurut saya cara-cara seperti itulah yang harus dilakukan. Sehingga dengan demikian ada pendekatan kultural, keagamaan, orang dihargai," katanya.

Baca Juga: Isuzu D-MAX 2025: Kombinasi Truk Mewah dan Performa Tangguh untuk Medan Ekstrem & Aspal

Sebagai informasi, selain program Manggarai Bershalawat, Gubernur Jakarta, Pramono Anung akan melakukan pendekatan lain bagi pelaku tawuran, salah satunya dengan membuka lapangan pekerjaan bagi mereka.

"Tetapi, pendekatan lain akan kami lakukan termasuk membuka tempat ruang untuk orang berolahraga sebanyak mungkin, membuka lapangan pekerjaan," ujar Pramono di RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat, Jumat (16/5/2025).

Menurutnya, hal tersebut merupakan solusi yang lebih pasti lantaran memang seperti di kawasan Manggarai yang dibutuhkan anak-anak di sana bisa bekerja.

Selain itu, ia juga mengatakan, kegiatan Manggarai Bershalawat yang dicanangkannya bukan untuk mengajak pelaku tawuran bershalawat, melainkan sebagai pendekatan dalam keagamaan.

Baca Juga: Mau Liburan di Tengah Rupiah Melemah? Ini 4 Negara Ramah di Kantong yang Bisa Dikunjungi!

"Berkaitan dengan Manggarai bershalawat sebenarnya saya tidak mendikotomikan persoalan orang berantem harus bershalawat, enggak, saya melakukan bagaimana pendekatan dengan berbagai aspek termasuk pendekatan keagamaan," terangnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.