Jakarta

Pro Kontra 5 Taman Buka 24 Jam, Legislator Golkar Sardy Wahab Ajak Warga Jakarta Awasi dan Evaluasi Bersama

Yasmina Nuha | 21 Mei 2025, 19:58 WIB
Pro Kontra 5 Taman Buka 24 Jam, Legislator Golkar Sardy Wahab Ajak Warga Jakarta Awasi dan Evaluasi Bersama

 

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang telah meresmikan lima taman kota beroperasi selama 24 jam.

Menurut Sardy, pro kontra serta kritik di masyarakat terhadap program tersebut merupakan sesuatu yang lumrah.

Ia berharap, dinamika yang terjadi di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga: Legislator Golkar Andri Santosa Minta SKPD Evaluasi Kebijakan Pembatasan Akses Dewan saat Perjuangkan Aspirasi Rakyat

"Pemprov pasti sudah melakukan mitigasi secara komprehensif sebelum meluncurkan program ini," ujar Sardy di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Ia meyakini, Pemprov DKI Jakarta sudah mempertimbangkan seluruh aspek sebelum menjalankan program, seperti membuka taman kota beroperasi selama 24 jam.

"Seperti keamanan sudah dikoordinasikan dengan pihak berwajib (Polri), selain Satpol PP. Begitu juga dengan kebersihan, kenyamanan, dan lainnya pasti sudah dipikirkan. Termasuk mempersiapkan CCTV," tukasnya.

Baca Juga: Terkait Musda DPD Golkar Jakarta, Ketua Wantim: Kita Tak Punya Waktu untuk Bereksperimen, Zaki Iskandar Sudah Membuktikan!

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu juga mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk tidak berhenti dalam berinovasi.

Saat ini, lima lokasi taman yang sudah beroperasi 24 jam tersebut, yakni 2 taman di Jakarta Pusat yaitu Taman Menteng dan Taman Lapangan Banteng.

Kemudian, 3 taman di Jakarta Selatan, yaitu Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Literasi Martha Tiahahu.

"Baru di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Kita awasi dan evaluasi bersama. Jika berdampak positif maka wilayah lain seperti Jakarta Barat, Jakarta Timur, juga Kepulauan Seribu segera menyusul," ucap Sardy.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat agar ikut serta mengawasi dan memberikan masukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta harus membuka diri terhadap kritik dari Masyarakat.

Sardy juga mengingatkan kepada Pemprov DKI untuk tidak hanya terpaku pada pembukaan aktivitas taman kota selama 24 jam.

Perlu digerakkan lebih massif pengembangan atau penambahan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai amanat undang-undang.

"Itu harus memenuhi 10 persen dari luas wilayah Jakarta. Sehingga Jakarta menjadi indah, sejuk, dan Sehat," tandas Sardy. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y