Bangunan Sekolah yang Direhab Total Masih Bermasalah, Komisi E DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi

AKURAT JAKARTA - Komisi E DPRD DKI Jakarta menilai pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang direhab total menggunakan anggaran tahun 2024 harus dievaluasi secara menyeluruh.
Koordinator Komisi E DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani mengatakan, setelah dilakukan peninjauan, masih terdapat beberapa bangunan yang belum siap untuk difungsikan.
Misalnya, masih adanya bangunan yang bocor, saluran pembuangan yang bermasalah, toilet yang tergenang air serta tembok yang retak-retak.
Baca Juga: Dishub DKI Targetkan Pendapatan Parkir Naik Dua Kali Lipat Pada Tahun 2026, Segini Jumlahnya
Masing-masing sekolah tersebut yakni, SDN 05 Kelurahan Grogol, SDN 04 Kembangan Utara 04 Pagi dan SMPN 291 Jakarta, SDN Duri Pulo, SDN Cikini.
Rany pun meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengevaluasi kontraktor sebelum sebelum serah terima pembangunan gedung sekolah.
"Saya menekankan, sekolah-sekolah yang akan direhab total tolong kontraktornya dievaluasi," ujar Rany di SDN 04 Kembangan Utara 04 Pagi dan SMPN 291 Jakarta, dikutip Jumat (30/5/2025).
Baca Juga: Pasang 10 CCTV di Pasar Tanah Abang, Dishub DKI Jakarta Berhasil Tekan Pelanggaran Parkir Liar
Lebih lanjut, kata Rany, bangunan-bangunan yang terbukti bermasalah itu sangat berpotensi membahayakan siswa saat sedang melaksanakan pembelajaran di sekolah. Sehingga, diperlukan perbaikan agar bangunan yang bermasalah segera teratasi.
“Jadi ini akan dibangun sekolah. Walaupun nggak ada anak bapak ibu sekalian di sini, tapi pikirkan ada anak orang lain. Mereka bisa celaka, kalau ada celaka sama mereka bisa panjang urusannya,” tutur Rany.
"Sekolah ini buat anak-anak, jadi ayo dong kalau mau ngasih anak Itu yang terbaik. Jadi membangun harus dengan hati," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Sarjoko menyadari adanya kerusakan-kerusakan pada bangunan sekolah setelah melakukan peninjauan bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta.
Dengan itu, Sarjoko memastikan akan segera mengevaluasi menyeluruh mulai dari perencanaan hingga perbaikan bangunan sekolah yang masih bermasalah.
Nantinya, sebelum serah terima bangunan sekolah, pihaknya dapat memastikan bangunannya sudah layak difungsikan.
"Tentu ini menjadi tanggung jawab kami untuk bisa segera diperbaiki. Kebetulan ini juga masih ada pemeliharaan, sehingga masih menjadi tanggung jawabnya pelaksana untuk bisa mengembalikan kondisi gedung sekolah sebagaimana mestinya," kata Sarjoko. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







