Jakarta

Berencana IPO Tahun Depan, Gubernur Pramono Rebrandring Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Ini Logo Barunya

Yasmina Nuha | 22 Juni 2025, 15:09 WIB
Berencana IPO Tahun Depan, Gubernur Pramono Rebrandring Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Ini Logo Barunya

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan rebranding logo dan nama baru Bank DKI menjadi Bank Jakarta di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Peluncuran ini dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno; Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali; Kepala Dirut Bank DKI Agus Haryoto Widodo.

Dalam sambutannya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa rencana rebranding ini dilakukan untuk mempersiapkan Bank DKI yang saat ini menjadi Bank Jakarta untuk Initial Public Offering (IPO) atau melandai di bursa saham.

Baca Juga: Viral Wartawan Jadi Korban Jambret di Depan Balai Kota Jakarta, Gubernur Pramono Janji Perbaiki Sistem Pengamanan

"Dan yang paling utama tugas saya kepada Direktur Utama, Komisaris Utama, dan seluruh jajaran Bank Jakarta adalah untuk mempersiapkan diri, IPO atau Go Public pada tahun depan," kata Pramono.

Ia juga menegaskan, rebranding Bank DKI yang menjadi Bank Jakarta ini tentunya dilakukan secara profesional.

"Pada hari ini kita akan melakukan rebranding dan logo Bank Jakarta. Untuk me-rebranding dan logo Bank Jakarta ini pun kita lakukan secara profesional," ujarnya.

Pramono mengatakan, melalui IPO, dirinya yang percaya bahwa untuk me-manage bank seperti Bank Jakarta akan lebih baik kalau diawasi secara terbuka oleh publik.

Baca Juga: Sambut Malam Perayaan HUT Jakarta ke-498, KAI Commuter Tambah 8 Perjalanan Commuter Line Jabodetabek hingga Dini Hari

Ia juga menjelaskan, sebagai pemegang saham mayoritas di Bank Jakarta, dirinya memberikan dan menugaskan kepada jajaran direksi dan Komisaris Bank Jakarta untuk segera naik tingkat melalui IPO.

"Caranya bagaimana? IPO. Dan kalau IPO tadi katanya kurang 3 triliun, dengan sederhana pasti akan bisa terpenuhi," kata Pramono.

"Dan untuk itulah, apa yang menjadi pertanyaan mendasar tadi dari Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan yang merangkap Komisioner OJK, harus bisa dijawab dengan segera," imbuhnya.

Politikus PDIP itu mengatakan, rebranding ini bukan semata-mata usulan dari jajaran direksi Komisaris Bank Jakarta, namun diskusi panjang yang menyertai dan harapan warga Jakarta dan tentunya juga warga Indonesia.

"Saya secara pribadi dan Bang Dul sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur menaruh harapan yang tinggi sekali kepada Bank Jakarta untuk mentransformasi dirinya menjadi Bank yang profesional. Bank yang betul-betul bisa dipercaya publik," katanya.

Baca Juga: Prediksi Skor Juventus vs Wydad Casablanca di Piala Dunia Antarklub, 22 Juni 2025: Ujian Serius Wakil Afrika

Tak hanya itu, Pramono menegaskan, Direksi Bank Jakarta yang sekarang dibentuk harus benar-benar seluruhnya adalah profesional.

Dirinya tidak membuka ruang sama sekali siapapun untuk bisa menitipkan diri siapapun itu di Bank Jakarta.

"Seperti yang saya sampaikan, Pak Dirut ini saksinya, semua jajaran Direksi dan Komisaris, sebelumnya tidak ada yang pernah bersalaman dengan saya. Salaman aja enggak? Jadi saya artinya tidak kenal," tukas Pramono.

"Tetapi kenapa saya pilih? Karena saya percaya penuh, untuk membangun Jakarta tidak bisa dengan pola-pola lama, dengan cara-cara lama, dimana ada titipan A, B, C, D, dan sebagainya," katanya.

Baca Juga: Catat! Festival Layang-Layang Tingkat Nasional 2025 Akan Digelar di Pantai Ketawang Purworejo Awal Juli, Ada Expo Euphoria Rakyat Juga Loh!

"Apalagi ada kekuatan yang menitipkan itu, saya bilang enggak untuk Bank Jakarta," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.