Jakarta

Pemprov DKI Bakal Bangun Rumah Vertikal di 10 Lokasi Berkonsep Mix Use Development, Ini Penjelasannya

Yasmina Nuha | 22 Juni 2025, 18:13 WIB
Pemprov DKI Bakal Bangun Rumah Vertikal di 10 Lokasi Berkonsep Mix Use Development, Ini Penjelasannya

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bakal melakukan pembangunan rumah vertikal di 10 lokasi dengan konsep Griya Kecamatan atau Mixed Use Development.

Pram, sapaan akrabnya itu mengatakan, pembangunan ini dilakukan karena selama periode tahun ini, proyeksi fiskal serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 diperkirakan meningkat.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dalam Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-498 di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI, Jakarta Pusat, Minggu (22/6/2025).

Baca Juga: Prediksi Skor RB Salzburg vs Al Hilal di Piala Dunia Antarklub, 23 Juni 2025: Duel Agresivitas Muda vs Soliditas Asia

"Hal ini untuk memberikan ruang yang lebih besar dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, peningkatan daya saing, dan pengembangan kota Jakarta di antaranya melalui Jakarta Tumbuh Ke Atas, yaitu mengoptimalkan pembangunan vertikal, melalui konsep griya kecamatan atau mixed use development," kata Pramono.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah vertikal ini rencananya bakal menyasar di sejumlah titik dan dipusatkan, misalnya di pasar, Gelanggang Olahraga (GOR) dan sejenisnya.

Langkah tersebut dilakukan karena Pemprov Jakarta ingin membangun hunian vertikal untuk masyarakat dengan menggabungkan fungsi pelayanan publik.

"Yang menggabungkan fungsi layanan publik dan hunian di 10 lokasi, prioritas termasuk GOR dan pasar," tutur Pramono.

Baca Juga: Tiket Murah Meriah di TMII dan Trans Studio, Spesial HUT Jakarta ke-498!

Selain itu, kata Pramono, Pemprov Jakarta juga terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam waktu dekat, Pemprov bakal membangun RSUD Cakung.

Ia menuturkan, RSUD Cakung ini rencananya bakal dibangun pada tahun 2026 mendatang.

"Sehat bersama kelas dunia di jakarta dengan menyediakan layanan kesehatan berstandar internasional yang dapat diakses seluruh warga," katanya.

Kemudian, politikus PDIP itu mengatakan, Pemprov Jakarta juga mengadakan program kantin sehat yang bertujuan menciptakan ekosistem penyediaan makanan bergizi bagi anak atau komunitas lain.

Baca Juga: Berencana IPO Tahun Depan, Gubernur Pramono Rebrandring Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Ini Logo Barunya

"Diharapkan menjadi center of excellent untuk meningkatkan gizi, belajar, kumpul, dan berniaga," tukas Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.