Jakarta

Banyak Komunitas Gunakan Taman Buka 24 Jam, Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Rapihkan Pendataan Pengunjung

Yasmina Nuha | 9 Juli 2025, 21:34 WIB
Banyak Komunitas Gunakan Taman Buka 24 Jam, Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Rapihkan Pendataan Pengunjung

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mendata komunitas yang ingin menggunakan taman yang dibuka 24 jam.

Judistira mengatakan, sebelumnya berbagai komunitas yang menggunakan taman yang dibuka 24 jam tersebut tidak mendaftar terlebih dahulu kepada pihak Pemprov.

Namun, menurutnya, mereka lebih dibaik didata terlebih dahulu.

Baca Juga: Pemprov Siapkan 40 Sekolah Swasta Gratis, Legislator Golkar: Pendidikan Merata Kunci Jakarta Jadi Kota Global

"Menurut saya, karena kemarin belum sempat didaftarkan, atau dibuat pendaftaran, maka masing-masing komunitas itu langsung bikin acara kan di situ. Saya kira ini perlu didata siapa yang mau," ujar Judistira kepada wartawan, dikutip Rabu (9/7/2025).

Anggota Komisi D itu menjelaskan, jika komunitas tersebut memiliki jumlah anggota yang cukup banyak, maka mereka harus di data terlebih dahulu.

Sebab, menurut Judistira, akan lebih baik jika para komunitas tersebut diberikan jadwal khusus supaya lebih baik dan teratur.

Baca Juga: The Musical Journey Of: Rayakan 40 Tahun Karir Dwiki Dharmawan Bakal Digelar 23 Agustus 2025, Menghadirkan 17 Musisi, Ini Daftarnya!

"Istilahnya skalanya sekian puluh orang misalnya mau berkumpul di situ mau membuat suatu event.
Saya kira kalau misalnya lebih dari beberapa orang ya harus dilakukan pendataan," jelas Judistira.

"Kemudian nanti diacarakannya bisa lebih baik kan. Kita kasih jadwal khusus lah. Seperti di TIM," imbuhnya.

Ia juga meminta agar Pemprov DKI Jakarta dapat melakukan preventif serta pengawasan yang berkelanjutan di taman yang dibuka 24 jam tersebut.

Baca Juga: Mulai Rp439 Ribu, Liburan ke Malaysia Jadi Makin Terjangkau! Ini Rute dan Tipsnya

Selain itu, Ketua Harian DPD Golkar DKI Jakarta itu mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan laporan terkait tindakan asusila atau mesum di taman 24 jam.

Namun, dirinya tetap menegaskan bahwa taman-taman yang dibuka 24 jam tersebut jangan sampai digunakan pacaran hingga larut malam.

"Tapi artinya semakin malam semakin ya biasalah anak-anak muda kan. Paling tidak kita mengingatkan, 'wah ini jangan begitu dong, jangan berdua-duaan'. Jadi saya kira masih sebatas itulah," tegasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y