Bantah Rekrutmen Petugas PPSU di Jakarta Dinilai Tidak Transparan, Gubernur Pramono: Masih Belum Final

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi terkait keresahan warga pada rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Jakarta yang dinilai tidak transparan.
Ia menyebut, terdapat warga yang protes tidak diterima dalam proses rekrutmen petugas PPSU, sehingga mereka menuduh bahwa pihak Pemprov tidak transparan.
Padahal, kata Pramono, untuk proses rekrutmen petugas PPSU tersebut masih belum final dan diserahkan hasilnya ke dirinya.
"Memang sekarang ini pastilah ada protes, enggak semua orang bisa diterima di PPSU. Yang tidak diterima komplain dan sebagainya, menyampaikan tidak transparan. Padahal ini belum final, belum di tempat saya," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (24/7/2025).
Ia menuturkan, untuk saat ini, proses rekrutmen petugas PPSU masih berada di tingkat Wali Kota. Untuk itu, pihaknya pun memastikan agar proses pelaksanaan ini tetap berjalan transparan.
"Jadi PPSU ini sekarang di walikota, nanti laporan terakhir baru ke saya. Yang paling penting kan gini, yang ini akan membuat dan dibuat transparan," terangnya.
Baca Juga: Dunia Akan Gelap 6 Menit 23 Detik, Fenomena Gerhana Matahari Total 2027
Sebelumnya, Anggota Komisi D DPRD DKI Ali Lubis menyebut bahwa temuan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi pada proses rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mencapai sekitar Rp2 juta rupiah.
Ali menjelaskan, temuan ini didapatnya setelah beberapa hari lalu dirinya mengadakan sosialisasi ke wilayah daerah pemilihan (Dapil) di Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Setelah saya melakukan sosialisasi ada masyarakat yang menyampaikan ke saya bahwa suaminya itu ikut mendaftar PJLP, itu PPSU di kelurahan. Namun dia laporkan, 'Pak suami saya diminta uang'. 'Berapa?' saya bilang, 'Sekitar 2 jutaan'," kata Ali saat dihubungi wartawan, Rabu (16/7/2025).
Sementara itu, Plt. Camat Kecamatan Jatinegara, Agung Budi Santoso, membantah terkait laporan praktik pungutan liar (pungli) pada proses rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di wilayahnya.
Berdasarkan laporan dari tim perekrutannya, Agung mengklaim bahwa tidak ada pungli dalam proses perekrutan PPSU maupun Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di wilayahnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

