Jakarta

Dishub DKI Jakarta Bakal Terapkan Aplikasi JakParkir di 244 Titik Parkir On Street Secara Bertahap Hingga 2027

Yasmina Nuha | 31 Juli 2025, 12:30 WIB
Dishub DKI Jakarta Bakal Terapkan Aplikasi JakParkir di 244 Titik Parkir On Street Secara Bertahap Hingga 2027

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bakal menerapkan aplikasi JakParkir di 244 ruas jalan yang digunakan parkir on street di Jakarta.

Penerapan aplikasi JakParkir ini akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2027 mendatang.

Aplikasi ini dibuat untuk mendorong digitalisasi perparkiran yang ada di wilayah Jakarta dan memudahkan warga untuk memesan atau mem-booking tempat parkir lewat daring.

Baca Juga: Konser Yura Yunita dan Tulus Meriahkan Panggung Jazz di Bandung Awal Agustus 2025, Simak Waktu dan Lokasinya di Sini

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menerapkan JakParkir ke 10 ruas jalan di Jakarta.

"Saat ini kita sudah implementasikan di 10 ruas jalan di Jakarta. Dan tentu secara bertahap untuk 244 ruas jalan yang dilakukan parkir on street itu akan diterapkan," kata Syafrin saat dihubungi wartawan, Kamis (31/7/2025).

"Kami harapkan 2027 ini sudah diimplementasikan. 2027 sudah termasuk sama grand design seluruhnya itu," sambungnya.

Ia menuturkan, tahun ini pihaknya menargetkan penerapan secara bertahap di 5 wilayah kota administrasi Jakarta dengan tahap awal masing-masing 5 ruas jalan.

"Tahap awal adalah masing-masing 5 ruas jalan sebagai piloting. Jadi total 25 ruas jalan nanti yang biasa parkir on street itu sudah menerapkan JakParkir," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, terkait grand design-nya nanti setelah sistem ini proven akan ada juga dilengkapi dengan fitur booking parkir.

Baca Juga: Warga Jateng Merapat! Jumat Besok Ada Pesta Rakyat Batang 2025 di Lapangan Dracik, Dihibur Denny Caknan dan Orange Band, Gratis!

"Jadi booking parkir nantinya misalnya saya mau ke Jalan Sabang. Selama ini kan kita hanya mengira-ngira di sana ada slot parkir tidak. Nah itu bisa dilakukan melalui aplikasi cek parkir nanti. Ini masih dalam pengembangan," paparnya.

Kemudian, lanjut Syafrin, petugas yang di lokasi parkir on street itu akan menerima notifikasi. Slot mana yang masih kosong dan otomatis akan termonitor yang kemudian yang bersangkutan akan memencet tombol klik.

"Di sana otomatis akan dipasang cone. Pasang cone artinya tempat itu sudah dibooking. Tetapi memang pola ini adalah; begitu dia yang bersangkutan booking, maka dalam sekian menit ke depan itu sudah dihitung mulai argonya jalan. Bahwa itu sudah dihitung digunakan," jelasnya.

Dengan itu, ia menjelaskan, dengan sistemnya yang otomatis maka orang yang akan datang tidak bisa lagi menggunakan tempat parkir itu. Sebab, ini sudah dialokasikan untuk yang bersangkutan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Antasari Jakarta Selatan: Mobil Listrik Tabrak Ojol, Pengendara Tewas

"Sehingga tidak akan ada lagi, ini meminimalisir juga upaya-upaya parkir liar nantinya. Karena begitu tiba parkir yang males putar lagi langsung main parkir sembarangan dan kemudian marak parkir liar," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.