Dishub DKI Jakarta Bakal Terapkan Aplikasi JakParkir di 244 Titik Parkir On Street Secara Bertahap Hingga 2027

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bakal menerapkan aplikasi JakParkir di 244 ruas jalan yang digunakan parkir on street di Jakarta.
Penerapan aplikasi JakParkir ini akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2027 mendatang.
Aplikasi ini dibuat untuk mendorong digitalisasi perparkiran yang ada di wilayah Jakarta dan memudahkan warga untuk memesan atau mem-booking tempat parkir lewat daring.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menerapkan JakParkir ke 10 ruas jalan di Jakarta.
"Saat ini kita sudah implementasikan di 10 ruas jalan di Jakarta. Dan tentu secara bertahap untuk 244 ruas jalan yang dilakukan parkir on street itu akan diterapkan," kata Syafrin saat dihubungi wartawan, Kamis (31/7/2025).
"Kami harapkan 2027 ini sudah diimplementasikan. 2027 sudah termasuk sama grand design seluruhnya itu," sambungnya.
Ia menuturkan, tahun ini pihaknya menargetkan penerapan secara bertahap di 5 wilayah kota administrasi Jakarta dengan tahap awal masing-masing 5 ruas jalan.
"Tahap awal adalah masing-masing 5 ruas jalan sebagai piloting. Jadi total 25 ruas jalan nanti yang biasa parkir on street itu sudah menerapkan JakParkir," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, terkait grand design-nya nanti setelah sistem ini proven akan ada juga dilengkapi dengan fitur booking parkir.
"Jadi booking parkir nantinya misalnya saya mau ke Jalan Sabang. Selama ini kan kita hanya mengira-ngira di sana ada slot parkir tidak. Nah itu bisa dilakukan melalui aplikasi cek parkir nanti. Ini masih dalam pengembangan," paparnya.
Kemudian, lanjut Syafrin, petugas yang di lokasi parkir on street itu akan menerima notifikasi. Slot mana yang masih kosong dan otomatis akan termonitor yang kemudian yang bersangkutan akan memencet tombol klik.
"Di sana otomatis akan dipasang cone. Pasang cone artinya tempat itu sudah dibooking. Tetapi memang pola ini adalah; begitu dia yang bersangkutan booking, maka dalam sekian menit ke depan itu sudah dihitung mulai argonya jalan. Bahwa itu sudah dihitung digunakan," jelasnya.
Dengan itu, ia menjelaskan, dengan sistemnya yang otomatis maka orang yang akan datang tidak bisa lagi menggunakan tempat parkir itu. Sebab, ini sudah dialokasikan untuk yang bersangkutan.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Antasari Jakarta Selatan: Mobil Listrik Tabrak Ojol, Pengendara Tewas
"Sehingga tidak akan ada lagi, ini meminimalisir juga upaya-upaya parkir liar nantinya. Karena begitu tiba parkir yang males putar lagi langsung main parkir sembarangan dan kemudian marak parkir liar," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



