Jakarta

Viral Pengibaran Bendera One Piece Jelang HUT ke-80 RI, Kepala Satpol PP DKI: Kita Belum Temukan di Jakarta!

Yasmina Nuha | 6 Agustus 2025, 13:22 WIB
Viral Pengibaran Bendera One Piece Jelang HUT ke-80 RI, Kepala Satpol PP DKI: Kita Belum Temukan di Jakarta!

AKURAT JAKARTA - Belakangan viral di media sosial pengibaran bendera One Piece berlogo tengkorak bertopi Jerami, atau disebut Jolly Roger.

Pengibaran bendera tersebut dikaitkan dengan protes ke pemerintah, yang dilakukan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI.

Jolly Roger yang dikibarkan ini seragam karena mengambil referensi dari bendera kru Bajak Laut Topi Jerami di anime One Piece.

Baca Juga: Prediksi Skor RB Salzburg vs Club Brugge di Kualifikasi UCL, 7 Agustus 2025: Duel Dua Langganan Champions League

Atribut ini semakin marak di media sosial, muncul di aksi massa, dan bahkan beberapa netizen menyerukan pengibaran bendera Jolly Roger versi One Piece.

Fenomena ini dipandang sebagai bentuk ekspresi masyarakat, baik sebagai penggemar budaya pop maupun sebagai bentuk kritik terhadap kondisi sosial dan pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Jakarta, Satriadi Gunawan, menyebut pihaknya belum menemukan laporan adanya pengibaran bendera bajak laut dari anime One Piece jelang perayaan HUT ke-80 RI.

"Sampai saat ini belum ada laporan ya, belum ada laporan, belum ada penindakan," ujar Satriadi kepada wartawan, dikutip Rabu (6/8/2025).

Namun, pihaknya tetap mengimbau agar dalam perayaan HUT ke-80 RI, masyarakat tetap mengibarkan bendera merah putih.

"Tapi kami mengimbau kepada masyarakat, karena memang sekarang kan mengingatkan hari ulang tahun kemerdekaan, ya sebaiknya mengibarkan banderai merah putih lah," tuturnya.

Baca Juga: Golkar Ingatkan Wacana Booking Parkir Online di Jakarta Harus Dikaji Mendalam

Saat ini, kata Satriadi, pihaknya masih melakukan pemantauan bagi warga yang mengibarkan bendera One Piece. Namun, ia belum memastikan langkah selanjutnya jika ditemukan bendera tersebut.

Untuk itu, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait dengan penindakan bender One Piece ini.

"Itu langkahnya nanti. Makanya sekarang kan karena belum ada, kita belum bisa bicara. Perkembangannya kan nanti kita harus koordinasi sama kepolisian, macam-macam kan gitu kan ya. Rapat dulu ya, oke?," tukasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.