Jakarta

Rumah Sakit Royal Batavia Cakung Bakal Jadi RSUD Bertaraf Internasional Pertama di Jakarta, Diinisiasi Gubernur Pramono Bersama Menko PMK Pratikno

Yasmina Nuha | 25 Agustus 2025, 14:20 WIB
Rumah Sakit Royal Batavia Cakung Bakal Jadi RSUD Bertaraf Internasional Pertama di Jakarta, Diinisiasi Gubernur Pramono Bersama Menko PMK Pratikno

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung bersama Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, meresmikan inisiasi Rumah Sakit (RS) Royal Batavia Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (25/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menjelaskan, RS Royal Batavia Cakung merupakan RSUD kelas B bertaraf internasional pertama di Jakarta.

Selain mengedepankan kualitas internasional, bangunan RS akan tetap mempertahankan identitas budaya Betawi sebagai ikon kota.

Baca Juga: Pemprov DKI Tambah 14 Unit Bus Transjakarta untuk Atasi Kemacetan di Jalan TB Simatupang, Berikut 17 Rute yang Dilalui!

"Hari ini, saya bersama Menko PMK, Pratikno, hadir untuk inisiasi pembangunan RS Royal Batavia Cakung," kata Pramono Anung.

"Rumah sakit ini nantinya akan berdiri di atas lahan yang memiliki luas kurang lebih 1,9 hektar, dengan 282 kamar rawat inap. Nanti akan dibangun 13 lantai dan memiliki desain bangunan ala Betawi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Pramono berharap, proses pembangunan RS Royal Batavia Cakung bisa selesai tepat waktu dan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan.

Harapannya, RS Royal Batavia Cakung menjadi titik awal dalam peningkatan kualitas kesehatan warga Jakarta sebagai warga kota global menuju usia Jakarta yang ke-500 tahun.

"Diharapkan (pembangunannya) selesai paling lama akhir tahun 2027. RS ini akan bertaraf internasional dan baru pertama kali rumah sakit daerah yang dibangun di Jakarta namanya tidak menggunakan istilah RSUD," kata Pramono.

Baca Juga: Siap-siap! Ini Jadwal dan Cara Beli Tiket Konser Rich Brian di Jakarta

"Ini juga merupakan RS ke-32 yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta. Biaya pembangunan ini akan memakan biaya APBD secara year on year," imbuhnya.

Sebagai informasi, RS Royal Batavia Cakung dibangun dengan konsep Layanan Unggulan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dan Trauma Center serta sebagai Center of Excellence secara komprehensif.

RS ini nantinya punya laboratorium khusus, dengan kemampuan biomolekuler dan radiodiagnostik lengkap (MRI, CT-scan), yang mengutamakan mutu, keselamatan pasien, dan hospitality.

Selain layanan unggulan, RS Royal Batavia Cakung juga akan memberikan layanan prioritas Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, dan Kesehatan Ibu Anak (KJSU-KIA) maupun non KJSU-KIA, seperti Respirasi-TB, Diabetes, Gastrohepatologi dan Kesehatan Jiwa yang berstrata Madya.

Adapun makna dari penamaan RS Royal Batavia Cakung, yaitu “Royal” merujuk pada keagungan, elegan, terpercaya, dan kehormatan.

Baca Juga: Saatnya Rencanakan Liburan, Awal September 2025 Ada Libur Panjang

Sedangkan, “Batavia” merujuk pada nama Kota Jakarta yang digunakan pada 1621-1942.

Dalam konteks layanan kesehatan, dapat dimaknai layanan kesehatan yang berkualitas dan penuh penghormatan pada martabat pasien di Jakarta.

Rumah sakit ini dibangun sebagai bagian dari pengembangan Kawasan Superblock Cakung Barat dengan konsep one stop living yang mengintegrasikan hunian, fasilitas olahraga, masjid raya, plaza modern, serta rumah sakit bertaraf internasional. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.