Jakarta

Soal Pembangunan Sentra Fauna Jakarta, Stafsus Pramono: Sudah 100 Persen Siap Digunakan

Yasmina Nuha | 20 Oktober 2025, 20:48 WIB
Soal Pembangunan Sentra Fauna Jakarta, Stafsus Pramono: Sudah 100 Persen Siap Digunakan

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bahwa pembangunan Sentra Fauna Jakarta di Lenteng Jakarta Selatan sudah selesai dan siap digunakan oleh para pedagang Pasar Barito.

"Sudah 100 persen, rolling door listrik kunci kios semua sudah terpasang siap dihuni," Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, Senin (20/10/2025).

Ia mengatakan, saat ini terdapat pembangunan fasilitas tambahan seperti sumur resapan yang diperbanyak.

Baca Juga: Festival Pesona Meti Kei 2025 Digelar Mulai Besok hingga 27 Oktober, Berikut Rangkaian Acaranya, Gratis!

"Sekarang ada penambahan sumur resapan lagi, jumlahnya 5 dikerjakan karena debit air hujan tinggi. Jadi diperbanyak," katanya.

Selain itu, kata Chico, Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga sedang diminta agar jalanan yang turun diaspal tidak menjadi becek.

Ia juga mengatakan bahwa sebenarnya Sentra Fauna Jakarta sudah bisa diisi hari ini. Namun, masih ada beberapa fasilitas yang harus disempurnakan.

Baca Juga: Desa Surya Bahari Gelar Nadran atau Pesta Laut, Bupati Tangerang Apresiasi Para Nelayan yang Terus Lestarikan Budaya

"Dan sebenarnya hari Senin sudah bisa diisi, kalau sudah ada yg mau pindahan brg2 jadi kita sebenarnya sudah 100 persen kurang sedikit aja, dan apa-apa yang menjadi pekerjaan sekarang adalah penyempurnaan," tukasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) mulai melakukan tahapan relokasi para pedagang eks Loksem Barito ke Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Tahapan ini meliputi sosialisasi, pendaftaran ulang, validasi, pengumuman resmi, hingga proses mobilisasi.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan, seluruh tahapan relokasi berlangsung mulai 24 September hingga 5 Oktober 2025.

"Sebelumnya, sosialisasi telah dilakukan secara tatap muka kepada pedagang, serta diperkuat dengan pemberitaan melalui media massa," ujar Ratu dalam keterangannya, Kamis (25/9/2025). (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y