Jakarta

Detik-detik Mencekam Warga Tambora Tertembak Peluru Pantulan Begal di Jakbar

Ainun Kusumaningrum | 25 Oktober 2025, 09:04 WIB
Detik-detik Mencekam Warga Tambora Tertembak Peluru Pantulan Begal di Jakbar

AKURAT JAKARTA  -  Suasana di kawasan Tambora, Jakarta Barat (Jakbar), sempat mencekam setelah seorang warga berinisial J tertembak peluru yang dilepaskan oleh pelaku begal bersenjata api.

Korban terkena tembakan di bagian dada saat begal tersebut mencoba melarikan diri dari amukan massa.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menjelaskan kronologi insiden yang terjadi di Jalan Sawah Lio, Tambora.

Baca Juga: Besok Nih, Konser Gratis The Changcuters di Jakarta, Catat Lokasi dan Waktunya di Sini

Melihat Pelaku Diamankan: Kejadian bermula pada Jumat (24/10) ketika korban berinisial J dan saksi L sedang berjalan kaki mencari makan di sekitar Jalan Sawah Lio.

Massa Mengamuk: J dan L melihat dari kejauhan (sekitar 10 meter) bahwa ada dua pelaku pencurian sepeda motor (begal) yang tengah diamankan dan dikeroyok oleh warga di Jalan Sawah Lio V RT 12/06, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakbar.

Begal Melepaskan Tembakan: Dalam upaya meloloskan diri, salah satu pelaku begal secara brutal mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan. Tembakan tersebut dilepaskan ke udara sebanyak kurang lebih tiga kali.

Korban Terkena Peluru Pantulan: Nahas, salah satu peluru yang ditembakkan ke atas tersebut mengenai korban J. Peluru yang diduga kuat merupakan peluru pantulan ini mengenai dada sebelah kiri J.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 25 Oktober 2025, Sebagian Besar Hujan Ringan

Kapolsek Tambora Kompol Kukuh Islami membenarkan insiden tersebut. Menurut Kukuh, kedua pelaku yang babak belur diamuk massa itu saat ini juga harus mendapatkan perawatan medis karena kondisinya yang kritis.

"Ada korbannya, ketika (pelaku) melepas tembakan ke atas, karena peluru pantul dari atas ada yang terkena," jelas Kompol Kukuh, Jumat.

Setelah insiden penembakan, warga segera membawa korban J ke Puskesmas Krendang dan kemudian dirujuk ke RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan pengobatan yang intensif.

Hingga kini, Kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. Pihak berwajib belum bisa meminta keterangan baik dari korban maupun kedua pelaku begal lantaran kondisi mereka yang masih memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.