Menkeu Purbaya Bakal Berantas Baju Thrifting, Gubernur Pramono Dukung: Pedagang Jangan Hanya Jadi Reseller

AKURAT JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan memberantas praktik impor baju bekas ilegal atau biasa disebut baju thrifting.
Salah satunya berada di kawasan Pasar Senen, Jakarta. Purbaya menyebut, kawasan itu tak akan kehabisan barang dagangan meski impor baju bekas ilegal dibasmi.
Merespons hal ini, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, turut mendukung agar penjualan baju thrifting itu dilarang di pasar-pasar di Jakarta.
"Hal yang berkaitan dengan larangan Kementerian Keuangan terhadap thrifting, kami memberikan support dan dukungan, termasuk di pasar-pasar yang ada di Jakarta," ujar Pramono kepada wartawan, dikutip Sabtu (25/10/2025).
Melalui larangan tersebut, ia meminta agar para pedagang tak hanya menjadi perantara atau reseller dari hasil penjualan thrifting tersebut.
"Memang saya tidak mau para pedagang itu hanya menjadi reseller dari hasil thrifting tersebut," tuturnya.
Untuk itu, dirinya pun meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) dan dinas terkait untuk memberi pelatihan ke para pedagang tersebut.
"Kalau bisa kemudian saya sudah meminta pendampingan dari UMKM dan dinas terkait lainnya untuk melakukan pelatihan kepada para pedagang. Jangan kemudian, kalau thrifting ini enggak ada yang diuntungkan," tukasnya.
Ke depan, politikus PDIP itu memastikan bahwa Pemprov DKI bakal membantu pemerintah pusat untuk melakukan pembersihan terhadap penjualan baju thrifting ini.
"Jadi apa yang menjadi larangan, apa yang menjadi, nanti kalau memang ada operasi, malah Pemerintah Jakarta akan memberikan pendampingan kepada pemerintah pusat untuk melakukan pembersihan terhadap thrifting," kata Pramono.
"Karena thrifting inilah yang merugikan, salah satu yang dirugikan adalah grosir di Pasar Tanah Abang, Senen, dan sebagainya. Sehingga dengan demikian Jakarta setuju dengan itu," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





